berita2.com (Gorontalo): Persatuan Artis Sinetron Indonesia (Parsi), kini melirik Kota Provinsi Gorontalo untuk dijadikan tempat pembuatan sinetron yang mengangkat keunikan adat istiadat dan budaya.
Edy FA Lontoli, mewakili Ketua Persatuan Artis Sinetron Indonesia (Parsi), Anwar Fuadi dalam kunjunganya ke Gorontalo mengungkapkan, Gorontalo memiliki banyak histori yang dapat dijadikan sinetron bertemakan budaya. Parsi juga akan melirik bintang-bintang lokal yang akan dikembangkan SDM-nya.
Menurutnya, banyak cerita sejarah yang memiliki nilai pendidikan namun belum tersentuh. Karena itu Parsi berkeyakinan Gorontalo dapat dijadikan tolak ukur untuk wilayah timur. Gorontalo saat ini dapat dikatakan menjadi indikator bagi wilayah Sulawesi, setelah Makassar, untuk nilai budaya, katanya
Kepastian pembuatan sinetron budaya itu akan dilakukan setelah merampungkan kepengurusan Parsi Provinsi Gorontalo, Untuk ketua Parsi sementara dijabat Walikota Gorontalo H Adhan Dambea dan pak wali sangat merespon. Kami berharap akan segera dilakukan pelantikan, jelasnya.
Selain itu, Gorontalo juga dinilai memiliki budaya anti korupsi dan dibuktikan melalui hasil lembaga survei yang menempatkan Gorontalo pada peringkat keenam terbersih korupsi. Itu sejalan dengan visi-misi Parsi dan kami juga menolak yang namanya pornoaksi, pornografi, ungkapnya. (Rahmat Nur)


















