berita2.com (Gorontalo): Pemerintah Provinsi Gorontalo kini dapat bernafas legah setelah rencana wilayah kerja pertambangan (WKP) atau blok panas bumi yang berlokasi di Kecamatan Suwawa Kabupaten Bonebolango akan ditender dalam waktu dekat.
Direktorat Jendral Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Sayogi Sudirman dalam kegiatan sosialisasi WKP panas bumi dan lelang WKP panas bumi di Hotel Qulaity Gorontalo, Rabu (1/12) mengatakan, tambahan WKP panas bumi itu dengan potensi 50-70 MW.
Sebelumnya, Sekretaris Provinsi (Sekdaprov) Gorontalo yang diwakili Kepala Dinas Kehutanan dan Pertambangan Dr.Ir Husen Hasni, Msi dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini merupkan tindak lanjut Pusat Survai Geologi dan Dinas Kehutanan Pertambangan serta eksplorasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, yang kemudian diperkuat dengan keluarnya Keputusan Menteri SDM Nomor 25 k/30/men/29 tentang penetapan wilayah kerja pertambangan panas bumi didaerah Suwawa seluas 36110 hektra.
“Ada tiga titik potensi panas bumi di provinsi Gorontalo, diantaranya Kecamatan Suwawa yang diduga memiliki potensi panas bumi berkisar 50 sampai 110 MW. “Kata Husen Hasni.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bonebolango DR Rusliyanto Monoarfa dan Abdullah Karim Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo merespon baik pengembangan potensi panas bumi di Suwawa. Mereka menyarankan kegiatan tender secepatnya dilakukan hal ini terkait kebutuhan listrik yang diperlukan untuk masyarakat dan perkembangan di Gorontalo.
Dalam kegiatan itu hadir sebagai narasumber Dwi Hartoto, Mustika Delimantoro, staf ahli dirjen panas bumi, dan jajaran terkait Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Gorontalo, Kota dan Kabupaten. (Rahmad Nur)


















