berita2.com (Gorontalo): Banjir bandang yang melanda dua kabupaten di Provinsi Gorontalo belum lama ini sempat melumpuhkan aktivitas warga. Tercatat sedikitnya ada delapan rumah hanyut dan dua rumah rusak berat akibat banjir bandang yang melanda lima desa di Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara. Puluhan warga kehilangan tempat tinggal dan sejumlah infrastruktur seperti jembatan dan tanggul rusak berat.
Sementara di Kabupaten Gorontalo banjir bandang yang melanda kawasan Botumoputi, Kecamatan Tibawa dan Pulubala, menghantam enam rumah warga dan menghanyutkan dua bocah. Informasi yang dihimpun media ini, korban banjir bandang itu saat ini ditampung di barak Makostrad TNI Angkatan Darat. Menyikapi kejadian itu, Syarifudin Mobiliu Ketua Komisi IV DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo Jumat (12/11) melakukan kunjungan kerja (kunker-Red) kedua lokasi bencana itu.
Dalam kunkernya Komisi IV akan berdialog langsung ke warga korban banjir. Selain itu komisi juga akan memberikan bantuan serta memantau langsung kondisi kesehatan warga.
Sementara informasi Humas Deprov Gorontalo Mustakim Harun menyebutkan kunker juga dilakukan Komisi I ke Kabupaten Boalemo dan Pohuwato dalam rangka meninjau perbatasan dua kabupaten.
Untuk Komisi II melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka evaluasi pemasangan baru instalasi listrik di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo dan Komisi III kunjungan ke Kabupaten Pohuwato meninjau dermaga di Torsiaje, jelas Mustakim Harun. (Rahmad Nur)