Manado (berita2.com): Maskapai penerbangan Garuda Indonesia membatalkan semua penerbangan baik yang datang maupun berangkat dari Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara (Sulut) sejak Kamis malam (15/4) hingga Sabtu (17/4), karena persoalan alat bantu navigasi.
"Alat bantu navigasi Garuda yang ada di Bandara Sam Ratulangi belum dikalibrasi sehingga demi keamanan, membatalkan penerbangan sejak Kamis (15/4) malam dan kemungkinan berlangsung hingga Sabtu (17/4)," kata Kepala Cabang Utama Garuda Indonesia Manado, Shidiki Iribian di Manado, Jumat (16/4) seperti dikutip antaranews.com.
Menurut Shidiki, langkah yang diambil Garuda itu semata-mata hanya untuk menjamin keamanan karena alat bantu navigasi harus dikalibrasi sebelum digunakan. "Alat bantu navigasi harus dikalibrasi terlebih dulu oleh instansi terkait, sementara PT Angkasa Pura baru bisa meminta kalibrasi Sabtu besok," kata Shidiki.
Selama alat bantu navigasi tersebut belum dikalibrasi, kata Shidiki, Garuda tidak akan mengambil risiko dengan mengizinkan semua penerbangan terbang. Garuda Indonesia terbang dari Bandara Sam Ratulangi Manado dua kali sehari, yakni pagi dan siang. "Rata-rata penumpang diangkut pesawat Garuda berkisar 200-300 orang tiap hari," kata Shidiki.