Gorontalo, (berita2.com) : Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo mengimbau warga setempat berhati-hati mengonsumsi tahu yang dijual pasaran untuk menghindari tahu berfomalin.
Kepala BPOM Gorontalo Abdul Rahim di Gorontalo, Kamis (11/3), mengatakan, meski pihaknya telah menguji sejumlah sampel tahu yang dijual di beberapa pasar tradisional, dan tidak menemukan tahu yang mengandung formalin, namun kehati-hatian tetap diperlukan.
"Tapi tidak perlu berlebihan, cukup kenali saja tanda-tanda tahu yang mengandung formalin," katanya.
Tanda-tanda tahu yang mengandung formalin antara lain kenyal dan tidak mudah hancur jika ditekan agak keras. "Tahu yang berformalin juga tahan lama," katanya.
Ia juga mengimbau pengusaha dan penjual tahu untuk tidak menggunakan formalin hanya untuk melariskan dagangan.
Belum lama ini, BPOM menemukan tahu mengandung Formalin yang dijual di sejumlah pasar tradisional.
Hal itu membuat sejumlah warga yang terbiasa mengonsumsi tahu, khawatir.
"Sudah hampir satu bulan ini, kami tidak lagi mengonsumsi tahu, setelah melihat pemberitaan di media massa," ujar Rostita dan Salma, keduanya adalah ibu rumah tangga, di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.(*un)