Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) salah satunya menutup jalan di depan kampus mereka Jalan A.P. Pettarani Makassar terkait aksi penyerangan dan pengrusakan gedung sekertariat HMI Makassar.
Orasi mahasiswa dengan pembakaran ban telah menyebabkan arus lalulintas macet total sehingga kendaraan banyak yang dialihkan di Jalan Landak Baru Makassar.
Hal sama juga dilakukan Mahasiswa UMI (Universitas Muslim Makassar) dan Unhas (Universitas Hasanuddin) yang melakukan penutupan jalan yang mengarah ke wilayah timur kota Makassar.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan ini masih terkait kelanjutan pemukulan dan pengrusakan sekretariat HMI Makassar di Jalan Bopntolempangan Makassar.
Berdasarkan pantauan, pelajar SMA dikabarkan juga berpartisipasi dalam aksi tersebut dan memberikan dukungan terhadap kegiatan aksi yang dilakukan mahasiswa di Makassar saat ini.
Sebelumnya, Kepolisian Wilayah Kota Besar Makassar menangkap 18 aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar saat para mahasiswa bersembunyi di sejumlah ruangan usai melakukan penyerangan balik ke Mapolsek Ujung Pandang.
"Teman-teman dibawa paksa oleh polisi ke Polwiltabes Makassar. Sebelum dibawa mereka sempat dipukul bahkan saya sudah bersembunyi juga masih ditangkap," kata Ketua HMI Cabang Makassar Amal Sakti, di Makassar.
Para mahasiswa yang ditangkap diantaranya Sekretaris HMI Muchtar, beberapa aktivis lainnya adalah Jumadin, Idris, Hamdi, Rifaldi, Asri, Ramadhan, Jumriawan, Agus, Sarjan, Akbar, Reski, dan Thalib. (*RHJ)
































