berita2.com (Kupang, NTT): Sebanyak 850 dari 1.075 SMP/MTs penyelenggara ujian nasional (UN) tahun 2011, 850 sekolah di antaranya berhasil meraih prestasi 100 persen. Semua siswanya yang mengikuti UN lulus.
“Dengan hasil tersebut, persentase kelulusan UN tahun ini mencapai 97,39 persen. Sebanyak 71.539 peserta UN dinyatakan lulus dari total peserta 73.458 orang. Jumlah yang tidak lulus sebanyak 1.919 orang (2,61 persen),” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Propinsi NTT, Thobias Ully, di Kupang, Senin (6/6/2011).
Dia mengatakan, persentase kelulusan UN SMP/MTs tahun ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya mencapai 60,13 persen atau 43.566 orang dari total peserta 72.450 orang dan yang dinyatakan tidak lulus 28.884 orang atau 39,87 persen.
Menurut Ully, dalam UN kali ini masih ada satu sekolah yang hanya mencapai 30 persen saja, yakni SMP Satu Atap Fatumetan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Di sekolah ini, hanya tiga orang dari 10 peserta UN yang lulus.
Ully mengatakan, siswa yang mendapatkan nilai 10 untuk mata pelajaran matematika hanya satu orang yakni Lucia Eka Fharadewi dari SMP Imakulata Manggarai. Sementara itu, untuk mata pelajaran IPA nilai tertinggi 9,50, bahasa Inggris 9,70 dan bahasa Indonesia 9,20.
Persentase kelulusan tahun 2011, katanya, menempatkan Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah berada pada peringkat pertama karena mendapatkan kelulusan 100 persen dari total peserta 1.815 orang. Urutan kedua Kabupaten Alor yang meraih kelulusan 99,96 persen dari total peserta 2.544 orang. Urutan ketiga Kabupaten Rote Ndao yang meraih 99,94 persen kelulusan dari total peserta 1.759 orang.
Sementara itu, Kota Kupang yang menjadi ibu kota Propinsi NTT hanya berada di urutan ke-16 dengan tingkat kelulusan 95,85 persen dari total peserta 5.408 orang (tidak lulus 222 orang).
Di posisi buntut, katanya, adalah Kabupaten Flores Timur dengan persentase kelulusan 90,37 persen dengan total peserta 3.676 orang.
Ully menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah bekerja keras hingga hasil UN SMP tahun ini meningkat. Hasil yang diperoleh ini, katanya, juga berkat "Siaga UN" yang dicanangkan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya.
"Hasil yang didapatkan saat ini menunjukkan bahwa semua pihak dan semua elemen bekerja keras dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di NTT. Saya berharap ke depan, mutu pendidikan semakin baik dan semakin diperhatikan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah sehingga bisa menghasilkan generasi muda yang cerdas dan berkualitas," katanya.
Dikatakannya, beberapa kabupaten yang akan menjadi fokus perhatian ke depan, yakni Flores Timur, Sumba Timur, Sikka, Lembata dan Kabupaten Ende. Ia berharap pemerintah propinsi dan kabupaten bekerja sama untuk memberikan perhatian yang serius kepada dunia pendidikan.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya