berita2.com (Kupang, NTT): Keseriusan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang dalam menangani dugaan korupsi pengadaan kapal ikan dan cool box pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang kian terbukti.Pasalnya, penyidik Kejari Kupang telah menemukan lima kapal ikan yang tidak bisa beroperasi lagi alias sudah rusak.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kupang Risma Lada membenarkan hal itu saat dikonfirmasi di Kupang, Rabu (18/5/2011).
"Kita serius tangani kasus kapal ikan dan cool box. Kapal yang telah ditemukan sebanyak lima dari tujuh yang sudah diserahkan kepada masyarakat. Kapal dan cool box itu merupakan proyek yang dulu ditangani oleh Habde Adrianus Dami (kini Sekkot Kupang-Red), semasa menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang,” katamya.
Dia mengatakan, hasil pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) sementara, tujuh unit kapal yang dibagikan kepada masyarakat dan kuat dugaan bahan kayu yang digunakan tidak sesuai dengan spake atau kontrak kerja sehingga kapal tersebut tidak lagi beroperasi, walau baru dipakai beberapa kali saja.
"Kita temukan kapal-kapal itu sudah bolong dan tidak lagi beroperasi. Dan sesuai dengan keterangan dari saksi-saksi, kerusakan itu diakibatkan karena bahan kayu yang digunakan tidak bagus,"terang Risma. Lada,
Disinggung soal cool box apakah juga telah ditemukan dan seperti apa kondisinya saat ini, Risma Lada mengatakan, sejauh ini sudah ada temuan dan cool box dan tidak sama dengan cool box yang lainnya. Dimana cool box yang dibagikan ini tidak menyimpan dingin. Untuk itu pihaknya sangat serius untuk mengungkapkannya.
Hal ini pun dibenarkan Kasi Intel Kejari Kupang, Arif Kanahau saat dikonfrimasi terpisah. Pihaknya sudah menemukan lima dari tujuh kapal bantuan Dinas Perikanan Kota yang tidak lagi bisa beroperasi.
“Kita sudah ambil keterangan dari lima penerima kapal ikan tersebut. Keterangan mereka, kapal-kapal tersebut rusak setelah dua atau tiga bulan diterima. Dan itu kemungkinannya karena bahan atau kayu yang digunakan tidak bagus,"tuturnya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya