berita2.com (Kupang, NTT): Pemerintah Kota Kupang, Nusa tenggara Timur (NTT), akan menyelenggarakan nikah massal dalam. Sesuai rencana, pemerintah menargetkan akan menikahkan pasangan suami isteri (Pasurti) yang belum menikah secara resmi sebanyak 300 pasang.
Kepala Bagian Bina Sosial Setda Kota Kupang Robby Siubelan kepada wartawan di Kupang, Selasa (10/5) mengatakan target tahun 2011 ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya namun karena banyak yang mendaftar, maka kuota yang ada bertambah menjadi 369 pasutri.
"Setelah dilakukan pendaftaran di tingkat gereja, KUA, kuota 300 pasutri itu bertambah menjadi 369 sehingga semua harus diakomodir,"kata Robby.
Terkait rencana kedepan dari pemerintah untuk menambah kuota pasutri yang ingin mengikuti nikah masal, akan diperhatikan karena umumnya banyak warga memilih mengikuti nikah masal karena biaya yang dikeluarkan kecil.
Dia mengatakan, jika kedepan warga kurang mampu banyak yang ingin mengikuti nikah masal maka pihaknya akan berkonsultasi dengan wali kota Kupang untuk menambah target. Sesuai rencana, nikah masal akan digelar pada minggu ketiga Mei.
"Saya harus konsultasikan dengan wali kota untuk mencari waktu luang sehingga nikah masal yang digelar bisa dihadiri langsung oleh beliau.Tanggal pastinya belum ditetapkan karena harus dilakukan rapat koordinasi dengan semua instansi teknis terkait yang tergabung dalam program ini,"kata Robby.
Sejak pendaftaran dibuka pada 1 Maret hingga 15 April lalu, banyak yang mendaftar dan saat itu pula melengkapi persyaratannya sehingga usai pemberkatan, mereka langsung memperoleh akte perkawinannya.
Program nikah masal yang dilakukan Pemerintah Kota Kupang itu dikhususkan untuk membantu warga yang kurang mampu.
"Lagipula program ini bertujuan membantu warga yang sudah hidup bersama namun belum memenuhi syarat yang diajurkan agama dan pemerintah,"tegas Robby.
Terkait biaya dalam nikah masal ini, Robby mengaku itu semua menjadi tanggungjawab Pemkot Kupang sehingga para pasutri hanya menikah saja dan langsung mendapatkan akte nikah masing-masing.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya