berita2.com (Kupang, NTT): Nusa Tenggara Timur (NTT) pada April 2011 mengalami deflasi 0,22 persen, setelah mengalami inflasi terus menerus pada Januari-Maret 2011.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT Poltak Sutrisno Siahaan, di Kupang, Rabu 4 Mei 2011.
"Pada April 2011 NTT lebih merasakan deflasi ketimbang inflasi dan hingga April 2011, NTT sudah mengalami inflasi sebesar 1,87 persen setelah mengalami inflasi 0,21 persen pada Maret dan Februari 2011 inflasi 0,55 persen pada Februari atau lebih rendah dibanding dengan bulan Januari mencapai 1,33 persen," katanya.
Dia mengatakan deflasi di NTT dipicu oleh turunnya harga pada kelompok bahan makanan, perumahan, dan sandang. Sedangkan kelompok lainnya, kel. Makanan Jadi, Kesehatan, Pendidikan dan transport mengalami kenaikan indeks.
Poltak Sutrisno Siahaan menyebut andil deflasi terbesar disumbang oleh 10 komoditas kelompok bahan makanan, sebesar 0.2774 persen.
Ke-10 komoditas yang memberi andil terjadinya Deflasi itu antara lain, komoditas beras penyumbang deflasi tertinggi di NTT yaitu sebesar 0.14 persen.
Selanjutnya katanya diikuti komoditas bawang merah, wortel, tomat sayur, cabe rawit, dan lainnya. Sedangkan bawang putih penghambat terbesar terhadap deflasi di NTT yakni sebesar 0.08 persen.
Dalam konteks lokal (kabupaten/kota) di NTT, deflasi di Kota Kupang mencapai 0,30 persen yang dipicu oleh penurunan harga pada kelompok Bahan Makanan, Perumahan dan Sandang.
Sedangkan kelompok Makanan Jadi, Kesehatan, Pendidikan dan transport mengalami kenaikan indek.
Andil deflasi terbesar disumbang oleh kelompok Bahan Makanan, sebesar 0.3472 persen.
"Laju Inflasi Tahun di Kota Kupang 2011 diredam oleh terjadinya deflasi pada bulan April 2011 yang sebesar 0.30 persen.
Sehingga sampai dengan bulan April, tahun 2011 ini Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 2.01 persen. "Sangat berbeda jika dibandingkan dengan periode yang sama, Januari-April 2010 yang lalu Kupang mengalami inflasi 4,22 persen.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya