berita2.com (Kupang, NTT): Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya mengatakan, setiap tahun penduduk daerah itu mengalami penambahan penduduk 1,1 persen. Berdasarkan hasil sensus 2010, jumlah penduduk NTT sebanyak 4.619.655 jiwa..
"Jumlah penduduk terus bertambah, sementara pendapatan tidak bertambah. Ini berdampak langsung pada penambahan angka kemiskinan dan persoalan sosial lainnya, sehingga perlu direncanakan melalui program Keluarga Berencana (KB)," katanya di Kupang, Jumat 29 April 2011.
Selain merevitalisasi program KB, program PKK juga perlu ditingkatkan dengan menjalankan 10 programnya guna membangun keluarga sejahtera.
Gubernur Lebu Raya mengatakan secara nasional dan kuantitas jumlah dan pertumbuhan penduduk Indonesia masih cukup tinggi, bahkan terbesar keempat di dunia.
"Jumlah kualitas penduduk Indonesia masih berada pada peringkat 108 dari 188 negara. Pertumbuhan penduduk yang pesat merupakan akibat dari fertilitas yang tinggi, selain itu merupakan sumber kemiskinan yang akan menghambat pertumbuhan ekonomi," katanya
Menurut dia, dampak dari kondisi ini akan meningkatkan beban pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam menyediakan kebutuhan dasar, seperti penyediaan pangan, energi, transportasi, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja dan lainnya.
"Apabila laju pertumbuhan penduduk Indonesia termasuk NTT ke depan tidak dapat ditekan secara signifikan, utamanya melalui pengendalian kelahiran, maka diprediksi dalam kurun 50 tahun lagi atau tahun 2060, jumlah penduduk kita akan meningkat dua kali lipat atau sekitar 475 juta sampai 500 juta jiwa," katanya.
Dengan demikian katanya akan menggeser penduduk Amerika, dimana Indonesia akan menduduki peringkat ketiga jumlah penduduk terbesar di dunia sesudah China dan India, sehingga hal ini harus disikapi bersama.
Ia mengatakan keberhasilan program keluarga berencana (KB) kurang lebih selama tiga tahun terakhir sesungguhnya sudah dapat kita rasakan dan telah menunjukan dinamika yang positif, jika melihat hasil sensus penduduk 2010.
"Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2010 mencapai 237,6 juta jiwa atau bertambah 32,5 juta dari tahun 2000.
Khusus untuk NTT, berdasarkan hasil sensus 2010 sebanyak 4.619.655 jiwa, terdiri atas perempuan sebanyak 2.332.185, laki-laki sebanyak 2.287.470 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk satu persen lebih per tahun.
Jumlah penduduk yang makin besar tersebut tentunya membawa tantangan untuk bekerja lebih keras meningkatkan kesejahteraan rakyat, menciptakan kesempatan kerja, menghilangkan kemiskinan, meningkatkan pendidikan dan kesehatan, meningkatkan infrastruktur dan memberikan pelayanan publik.
"Kita harus bekerja lebih keras mencapai sasaran Millennium Development Goals (MDGs) yang telah disepakati, mengelola pertumbuhan penduduk, dan harus benar-benar berhasil menciptakan keluarga sehat dan sejahtera melalui program keluarga berencana," katanya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya