berita2.com (Kupang, NTT): Pemerintah telah menyalurkan bantuan senilai Rp 300 juta untuk penanganan tanggap darurat bagi korban bencana banjir di Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT)
“Bantuan tersebut sudah diserahkan Gubernur Frans Lebu Raya kepada Bupati Belu, Joachim Lopez, akhir minggu lalu,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), NTT, Florianus Mekeng, di Kupang, Kamis (28/4).
Menurut Mekeng, bantuan terebut berasal dari dana dukungan Pemprov NTT sebesar Rp 100 juta dan banruan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 200 juta.
Dia menjelaskan, bantuan tanggapan darurat tersebut, harus segera dimanfaatkan untuk membantu masyarakat korban banjir , termasuk bantuan permakanan yang sudah disalurkan sebelumnya, sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat tentang kekurangan makanan.
“Kami sudah meminta BPBD Kabupaten Belu, untuk segera menindaklanjuti bantuan itu, dan langsung diberikan kepada korban bencana banjir,” tambahnya.
Mekeng membantah, jika saat ini korban bencana bangjir akibat meluapnya Sungai Benanain itu terancam kelaparan , karena mulai menipisnya persediaan logistik.
“Saya tidak percaya, jika korban banjir di Belu terancam kelaparan, karena beberapa hari lalu sudah disalurkan bantuan beras sebanyak lima ton dari Pemprov NTT,” ujarnya.
Menurutnya, penyaluran bantuan kepada korban bencana banjir di Kabupaten Belu, sedikit mengalami hambatan karena ruas jalan yang menghubungi Kota Atambua dengan Besikama, ibukota Kecamatan Malaka Barat, mengalami kerusakan sangat parah di Kawasan Hutan Weimer.
Kata dia, terjkait penyaluran bantuan, BPBD telah bekerja sama dengan Batalyion 744/SYB, untuk melakukan pengangkutan bantuan secara estafet menggunakan kendaraan angkut milik TNI.
“Cara seperti ini harus dilakukan, mengingat ruas jalan Atambua –Besikama terancam putus. Demikan halnya dengan ruas jalan Kada –Besikama, juga mengalami kerusakan yang sangat parah,” katanya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya