berita2.com (Kupang, NTT): Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meyakini, kecil kemungkinan peluang terjadinya kebocoran naskah ujian nasional (UN) karena pengawasan dilakukan sejak naskah dicetak hingga pendistribusian ke daerah-daerah.
"Saya yakin, naskah UN tidak mungkin bocor karena pengawasan sangat ketat. Apalagi ada aparat kepolisian yang dilibatkan untuk mengamankan naskah ujian," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga NTT, Clemens Meba, di Kupang, Jumat 15 April 2011.
Dia mengemukakan hal itu, menjawab pertanyaan seputar kesiapan jajarannya dalam pengamanan naskah UN tingkat SMU yang akan dimulai pada 18 April, termasuk sekolah penyelenggara kegiatan itu agar berjalan lancar dan aman.
Menurut dia, naskah ujian nasional sudah didistribusikan seluruhnya ke 21 kabupaten/kota di NTT.Untuk Pulau Flores, Sumba, Sabu dan Alor, distribusi memang dilakukan lebih awal karena untuk menjangkau daerah-daerah itu membutuhkan waktu dua hingga tiga hari.
"Tapi saat ini semua naskah untuk sekolah-sekolah di Pulau Flores, Sumba dan Alor sudah ada di Dinas PPO setempat dan tinggal didistribusikan ke sekolah-sekolah pada hari pelaksanaan. Sedangkan untuk daratan Timor sedang dalam proses distribusi. Kita harapkan hari ini sudah selesai," katanya.
Dia mengatakan, selama naskah UN ada di Dinas PPO kabupaten/kota, para petugas dibantu Polisi setempat terus melakukan pengamanan. "Selama masih ada ditangan dinas, kami yakin tidak ada yang tercecer karena semua naskah dalam pengawasan polisi. Kecuali memang ada petugas yang nakal," katanya.
“Untuk pengawasan di sekolah kata dia, sudah menjadi tanggungjawab Universitas Nusa Cendana sebagai perguruan tinggi yang ditunjuk untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UN di NTT,” kata Meba.
Mengenai kesiapan sekolah, dia mengatakan, dari hasil pertemuan koordinasi terakhir yang dilakukan bersama seluruh dinas dan sekolah, semua sudah siap untuk melaksanakan UN. Dia berharap, anak-anak betul-betul disiapkan sehingga hasil UN tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya