berita2.com (Kupang, NTT): Kapal Motor Pelayaran (KMP) Umakalada rute Kupang-Rote dihantam gelombang tinggi yang mengamuk di selat Pukuafu, mengakibat mesin bagian kanan mengalami kerusakan. Akibatnya KMP Umakalada memutar kembali kapal itu ke Pelabuhan Bolok, Kabupaten Kupang.
"Pengumuman dari nahkoda bahwa kapal harus kembali ke Kupang, karena cuaca buruk," kata Libert, seorang penumpang yang menghubungi di Kupang, Selasa 12 April 2011.
KMP Umakalada rute Kupang- Rote itu berangkat sejak pukul 08.00 WITA. Kapal itu mengangkut sedikitnya 100 penumpang, 12 kendaraan roda empat dan enam serta puluhan motor.
Setelah pengumuman itu, menurut dia, penumpang diatas kapal tersebut mulai panik, karena kapal oleng. Kepanikan itu sangat beralasan, karena pada 31 Januari 2006 lalu, Kapal JM Fery tenggelam di selat tersebut yang mengkibatkan ratusan orang meninggal.
Hal senada juga diungkapkan nahkoda kapal Umaklada, Samuel Napu bahwa kembalinya kapal ke Kupang, karena dihantam gelombang tingggi akibat cuaca buruk. "Angin kencang yang memicu gelombang tinggi adalah angin tenggara," katanya.
Namun, pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Kupang membantah baliknya kapal tersebut akibat cuaca buruk. "Bukan akibat cuaca, tapi trabel mesin," kata Manager Operasional PT ASDP Kupang, Arnol Yansen.
Akibat kembalinya kapal itu, maka pihaknya menutup sementara pelayaran ke Pulau Rote, sedangkan pelayaran ke sejumlah daerah lainnya tetap beroperasi seperti biasa. "Hanya Rote yang kita tutup untuk hari ini," katanya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya