berita2.com (Kefamenanu, NTT): Emanuel Be dosen fakultas Ekonomi di Universitas Timor Kefamenanu Kamis siang 17 Februari 2011 dihajar oleh sesama dosen sampai babak belur.
Pelaku penganiayaan Berno Mitang yang juga berprofesi sebagai dosen Fakultas ekonomi melakukan pemukulan dengan menggunakan sebuah kayu berukuran sedang di dalam ruang kerja Dekan fakultas Ekonomi, sehingga membuat korban terluka parah dan langsung segera di larikan ke rumah sakit.
Korban Emanuel Be ketika di temui wartawan di bangsal rumah sakit umum daerah kefamenanu 18/2/2011 sudah dalam keadaan agak membaik sehingga sempat menceritakan kronologis kejadian. Yaitu sekitar pukul 12 siang, korban mengghadap Dekan Fakultas ekonomi untuk melaporkan diri karena baru selesai menyelesaikan S2nya di Solo.
Pada saat berbicara dengan Dekan, pelaku datang dengan memegang sebuah kayu langsung memukul kearah kepala korban sehingga dengan refleks korban menangkis akibatnya tangan korban mengalami cedera serius.
Belum sampai disitu pelaku kemudian melakukan pemukulan lagi kearah wajah korban dan dalam kondisi korban yang sudah cedera korban berusaha menangkis namun karena dalam kondisi cedera kayu sempat mengenai hidung korban akibatnya darah segarpun keluar banyak.
Dalam keadaan yang sempoyongan korban berusaha merampas kayu dari tangan pelaku dan pada saat yang bersamaan datang para dosen, karyawan dan mahasiswa untuk meleraikan.
”Untung saya sempat menangkis pada saat pelaku memukul, kalau tidak mungkin saya sudah mati. Saya sangat menyesal dengan kejadian pemukulan ini karena saya merasa selama ini tidak ada masalah dengan pelaku,” katanya.
Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian untuk segera memproses kasus ini sehingga bisa diselesaikan melalui jalur hukum.
Kapolres Timor Tengah Utara AKBP Adi Wibowo ketika dikonfirmasi wartawan melalui telpon selulernya terkait dengan kasus tersebut sementara sibuk
Dekan Fakultas Ekonomi Domi Kopong ketika dihubungi terpisah melalui telepon selulernya mengaku sangat kecewa dengan kejadian tersebut apalagi pada saat kejadian dilakukan didalam ruang kerja Dekan.
Selain itu menurutnya kalau ada persoalan tentu sebagai Dosen yang berintelek tentunya setiap persoalan harus diselesaikan dengan baik. Lebih lanjut menurutnya pihak fakultas akan memberikan sanksi sesuai dengan aturan di fakultas. (giran)


















