berita2.com (Kupang, NTT): PT Ficorp berencana akan membangun pusat pembibitan dan penggemukan ternak sapi di empat kabupaten di Provins Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan pembibitan dan penggemukan sapi itu rencananya dilakukan di Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Fatuleu (Kabupaten Kupang).
Dua kabupaten lainnya adalah Kecamatan Umbu Ratungai(Kabupaten Sumba Timur) dan Kecamatan Rindi (Sumba Tengah),.
"Kalau di TTU lahan yang disediakan seluas 25 ha, di Kabupaten Kupang 40 ha, Sumba Timur 30 ribu ha, dan Sumba Tengah 500 ha. Lahan ini untuk instalasi pembibitan ternak," kata Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Samuel Rebo di Kupang, Rabu 2 Februari 2011.
Dia mengatakan, saat ini, pemerintah provinsi NTT sedang membantu mengurus Hak Guna Usaha (HGU) untuk berbagai lokasi yang menjadi milik masyarakat, seperti di TTU dan Sumba Tengah.
Khusus untuk Kabupaten Sumba Tengah sudah ada kesepakatan bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menyiapkan lahan seluas 500 hektare, sedang TTU dalam proses. Sementara Kabupaten Kupang dan Sumba Timur tidak ada masalah karena merupakan lahan pemerintah.
Dia berharap, HGU ini sudah bisa selesai paling lambat awal Desember mendatang karena perusahan berkeinginan agar paling lambat awal tahun 2011 sudah mulai ada aktifitas.
Mengenai proses pengembangan, dia menjelaskan, perusahaan pada tahap awal akan mendatangkan ternak dari Australia untuk penggemukan di empat kabupaten ini.
Hasil dari penggemukan ini kata dia, akan dikirim ke Pulau Jawa untuk memenuhi permintaan daging nasional, katanya.
Di samping penggemukan, perusahan juga akan melakukan pembibitan, sekaligus berencana membangun pabrik pakan ternak di NTT.
Semuel Rebo yakin, perusahan ini serius membangun peternakan di NTT, khususnya ternak sapi, karena pemilik perusahan ini adalah pengusaha asal NTT yang sukses ditingkat nasional.
"Indra Hasan sebagai pemilik perusahan ini adalah orang NTT yang memang berkeinginan untuk berbuat sesuatu bagi daerahnya, sehingga saya yakin niat perusahan ini pasti tulus untuk membangun NTT," katanya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya