berita2.com (Kupang, NTT): Pelayaran Kapal Motor Penyebarangan (KMP) atau Ferry ke sejumlah daerah di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih di tutup PT Indonesia Ferry Cabang Kupang, karena cuaca buruk.
"Pelayaran dengan Rute Kupang- Ende, Aimere, Sabu dan Waingapu masih di tutup karena gelombang laut masih cukup tinggi," kata Manager Operasional PT Indonesia Ferry Cabang Kupang, Arnol Yansen di Kupang, Selasa 18 Januari 2011.
Dia mengatakan, Gelombang laut di perairan Laut Sawu mencapai empat meter, sehingga sangat sulit bagi pelayaran melintas di perairan tersebut.
Namun, menurut dia, hari ini pihaknya membuka pelayaran rute Kupang- Rote dan Kupang Kalabahi. Rute Kupang- Rote dilayari oleh armada, yakni Uma Kalada dan Ile Ape, sedangkan Kupang- Kalabahi dilayari KMP Balibo.
Pembukaan pelayaran untuk dua rute tersebut, katanya, setelah pihaknya mendapat izin berlayar dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) El Tari Kupang. "Kita sudah mendapat izin berlayar dari BMKG," katanya.
Selain itu, di bukanya pelayaran ini, karena gelombang laut di perairan tersebut sudah menurun antara 1-2 meter. Dia berharap pelayaran Kupang- Larantuka juga dilayani, Kamis 20 Januari 2011.
Sebagaimana diberitakan, PT Indonesia Ferry Cabang Kupang sejak, Kamis (13/1) lalu menutup sementara pelayaran Kapal Fery ke semua lintasan di daerah itu akibat cuaca buruk.
Penutupan sementara pelayaran ini, karena berdasarkan perkiraan BMKG tinggi gelombang di perairan Nusa Tenggara Timur mencapai 4-5 meter, dengan kecepatan angin mencapai 20-40 kilometer (km) per jam.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya