berita2.com (Kupang): Badan Meterologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) Lasiana Kupang, Nusa Tenggara Timur mengingatkan para nelayan dan kapal pelayaran untuk mewaspadai cuaca ektrim yang melanda daerah itu.
"NTT dilanda angin kencang yang mengakibatkan tinggi gelombang di laut berkisar 2-3 meter, maka kita minta nelayan dan pelayaran untuk waspada," kata Kepala Klimatologi Lasiana Kupang, Purwanto di Kupang, Kamis 16 Desember 2010.
Menurut dia, angin berkecepatan tinggi terjadi akibat adanya tekanan rendah di bagian selatan Benua Australia. Kecepatan angin berkisar antara 35-45 kilometer (km) per jam sangat berbahaya bagi keselamatan pelayaran.
Meski begitu, belum ada laporan kecelakaan laut yang diakibatkan angin kencang. Bahkan, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) belum menutup pelayaran antarpulau di daerah itu.
Dia mengatakan, angin kencang tersebut diramalkan berlangsung selama satu pekan, namun kondisi ini sulit diramalkan karena cuaca sering berubah-ubah.
Nelayan NTT umumnya menggunakan kapal kecil sehingga diminta mewaspadai sejumlah perairan yang bergelombang tinggi dan berbahaya seperti Laut Timor, Laut Sawu, Selat Rote, Laut Flores, Selat Sumba sampai Selat Sape.
Sementara itu, Manager PT ASDP cabang Kupang, Arnoldus Yansen mengatakan, pihaknya tetap mengoperasikan armada pelayaran feri karena tinggi gelombang belum membahayakan. "Pelayaran akan dihentikan, jika kecepatan angin terus meningkat dan terjadi kabut tebal," katanya.
Tidak hanya angin kencang, curah hujan yang cukup lebat juga melanda hampir seluruh wilayah di NTT.(
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya