berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) mulai mengoperasikan Terminal Petikemas di Pelabuhan Tebau Kupang Nusa Tenggara Timur. Pengoperasian Terminal Petikemas dimaksud dalam rangka mendukung Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
Pengoperasian Terminal Petikemas di Pelabuhan Tenau Kupang merupakan yang pertama dan satu-satunya serta dilengkapi dengan peralatan bongar muat termodern pada pelabuhan di wilayah NTT guna mendongkrak perekonomian dan memperlancar arus logistik di wilayah Kupang Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya.
Hal tersebut dimaksudkan sebagai upaya untuk percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi guna memperkuat konektivitas nasional, yang terintegrasi secara lokal dan terhubung secara global (locally integrated globally connected).
"Petikemas sebagai sarana pengiriman barang semakin diminati kalangan pelaku usaha. Hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya arus petikemas di seluruh pelabuhan yang ada di Indonesia. Selain lebih terlindung dari cuaca, petikemas juga dirasa lebih murah dan resiko barang rusak lebih kecil," kata Direktur Utama Pelindo III (Persero) Djarwo Surjanto, Senin (9/1/2012).
Peningkatan arus petikemas, lanjut dia, juga dirasakan di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola Pelindo III, salah satunya adalah Pelabuhan Cabang Tenau Kupang.
"Di pelabuhan tersebut arus petikemas meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2009 arus petikemas yang masuk melalui Pelabuhan Tenau Kupang sebanyak 49.809 boks, tahun 2010 meningkat menjadi 54.751 boks dan pada tahun 2011 ini tercatat sebanyak 56.708 boks," terang Djarwo.
Melihat potensi petikemas yang cukup bagus di Pelabuhan Tenau Kupang serta untuk menjalankan fungsi terminal operator, Manajemen Pelindo III memutuskan untuk membangun terminal petikemas di pelabuhan tersebut.
Tahap awal didatangkan 1 unit Container Crane (CC) pada 9 Oktober 2011, disusul kemudian 2 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) pada 12 Oktober 2011.
"Selain itu disiapkan pula lapangan penumpukan petikemas (CY) seluas 15.605 M2. Ditahun-tahun mendatang juga akan dilakukan perluasan lapangan petikemas (CY) seluas 8.500M2, sehingga luas lapangan penumpukan petikemas menjadi 24.150 M2," pungkasnya. (Iskandar)


















