berita2.com (Taliwang, Sumbawaa Barat, NTB): Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mencatat sebanyak 1745 Siswa jenjang SMP/MTS dinyatakan lulus dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2010/2011. Angka kelulusan yang mencapai 99,148 persen ini, mengantarkan Sumbawa Barat sebagai peringkat 9 dari 10 Kabupten kota yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
"Angka kelulusan siswa SMP/MTS telah melampaui target kelulusan yang kami pasang. Dari 1760 peserta hanya 15 orang yang dinyatakan tidak lulus," terang kepala Dinas Dikpora KSB melalui Kabid Dikmenti, Drs Syaifullah kepada wartawan. Minggu (5/6) .
Belasan siswa yang tidak lulus UN itu terbagi atas 7 siswa SMP dan 8 dari siswa MTS. "Dari SMP pesertanya 1493 orang dengan kelulusan peserta mencapai 99,531 persen. Sementara peserta MTS sebanyak 267 siswa dengan persentase kelulusan 97,004 persen," jelas syaifullah
Untuk rincian siswa yang tidak tersebut, lanjut Saifullah, 1 siswa dari SMPN 03 Taliwang, 1 siswa dari SMP Brang Ene, 4 siswa dari SMP 01 Poto Tano dan 2 siswa dari SMP 02 Poto Tano. Sementara untuk MTS, 2 Siswa dari NW Tamempang dan 6 dari Muhajirin Seloto.
Menurutnya, meski Sumbawa Barat berada diperingkat 9, hal itu tidak mesti kita permasalahkan karena target kelulusan yang dipasang pihaknya sebesar 95 persen telah terlampaui. " Kita hanya selisih belakang koma dengan kabupaten lain, ini patut kita syukuri meskipun peringkat kita berada di posisi yang hampir paling akhir," pungkasnya.
Seperti dilangsir beberapa media, untuk keseluruhan siswa SMP/MTS yang tidak lulus di NTB mencapai 300 orang dengan total peserta sebanyak 78.284 siswa dengan persentase kelulusan mencapai 99,62 persen, atau meningkat dibandingkan 2010 yang hanya 99,22 persen.
Dari sepuluh kabupaten/kota di NTB, Kota Mataram berhasil meraih tingkat kelulusan 100 persen dengan jumlah peserta UN sebanyak 6.950 orang. Persentase kelulusan tertinggi setelah Kota Mataram dicapai Kota Bima dengan persentase kelulusan 99,96 persen. Jumlah siswa yang tidak lulus hanya satu orang dari 2.743 peserta UN.
Kabupaten Lombok Utara berada di posisi ketiga dengan persentase kelulusan 99,93 persen. Jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak dua orang dari 2.990 peserta UN.
Posisi keempat ditempati Kabupaten Bima yang mencapai persentase sebesar 99,83 persen dengan jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 16 orang dari 9.157 peserta UN.
Kabupaten Lombok Barat berada di posisi kelima dengan persentase kelulusan 99,67 persen. Jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 33 orang dari 10.015 peserta UN.
Posisi keenam ditempati Kabupaten Lombok Timur dengan persentase kelulusan 99,62 persen. Jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 69 orang dari 18.117 peserta UN.
Posisi ketujuh ditempati Kabupaten Lombok Tengah yang mencapai persentase kelulusan 99,52 persen dengan jumlah siswa tidak lulus sebanyak 71 orang dari 14.786 peserta UN.
Untuk Kabupaten Sumbawa berada di posisi kedelapan dengan persentase kelulusan sebesar 99,44 persen. Jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 39 orang dari 7.021 peserta UN.
Kabupaten Sumbawa Barat berada di posisi kesembilan dan diikuti peringkat sepuluh,Kabupaten Dompu dengan persentase kelulusan 98,86 persen. Jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 54 orang dari 4.745 peserta UN. (ardian)