berita2.com (Taliwang, Sumbawa barat, NTB): Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr H Syaifuddin menginformasikan, pihaknya melalui seluruh puskesmas yang ada di KSB, sedang melakukan pendataan terhadap penderita penyakit katarak untuk diberikan pengobatan secara gratis melalui operasi yang akan dilaksanakan pada jum'at 3 Juni mendatang.
"Untuk tahun ini Pemerintah Daerah hanya menentapkan operasi mata bagi 30 penderita Katarak, dan itupun diprioritaskan bagi masyarakat yang perekonomiannya tergolong kurang mampu," terang H Syaifuddin kepada wartawan di ruang kerjanya. Selasa (31/5/2011).
Menurutnya, program yang akan dilaksanakan dari 2-4 Juni ini, merupakan agenda tahunan dinas kesehatan dengan melibatkan Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Operasinya akan kita laksanakan di kantor Dikes KSB oleh dokter spesialis dari BKMM NTB. Tujuannya untuk mencegah kebutaan akibat penyakit katarak sehingga masyarakat Sumbawa Barat Bisa produktif dan minimal bisa berjalan sendiri (bagi orang tua/lansia) ke masjid," paparnya.
Dijelaskannya, total keseluruhan penderita katarak yang ada di Sumbawa Barat sampai saat ini berjumlah sekitar 216 orang. Terdata di puskesmas Seteluk sebanyak 2 orang, puskesmas Jereweh 10 orang, puskesmas Brang Ene 10 orang, puskesmas Poto Tano 2 orang, puskesmas Desa Beru 10 orang, puskesmas Tongo 2 orang dan puskesmas Taliwang sebanyak 170 orang.
"Tanggal 2 Juni mereka akan di screning terlebih dahulu (memastikan mana yang layak atau tidak untuk dioperasi),setelah itu pada tanggal 3 akan di operasi dan tanggal 4 merupakan perawatan pasien pasca operasi dilaksanakan," jelas H Syaifuddin.
Khusus untuk data yang dimiliki puskesmas Taliwang terhadap penderita Katarak yang berjumlah 107 orang itu, pihak Dikes KSB memastikan bahwa jumlah data tersebut hanya berdasarkan pemeriksaan Visus (ketajaman penglihatan) yang dilakukan petugas puskesmas, dalam artian tidak seluruhnya tergolong dalam penderita penyakit katarak berat.
Katarak adalah perubahan lensa mata yang tadinya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh, menyebabkan gangguan pada penglihatan.
Penyebab Katarak,umumnya merupakan proses penuaan, paparan sinar ultraviolet jangka panjang, penggunaan obat-obatan dan penyakit tertentu seperti diabetes juga dapat mempercepat timbulnya katarak. Katarak juga dapat terjadi pada saat lahir atau trauma pada mata.
Beberapa gejala umum Katarak:
*Pandangan kabur yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata atau ukuran kacamata yang sering berubah.
*Warna-warna tampak kusam.
*Susah melihat di tempat yang terang akibat silau.
*Kesulitan saat membaca atau mengemudi di malam hari.(ardian)