berita2.com (Taliwang, Sumbawa Barat, NTB): Hujan yang mengguyuri kota Taliwang ibu kota Kabupaten Sumbawa Barat seharian mengakibatkan sebagian pemukiman warga dan juga areal persawahan terendam banjir, Selasa 3 Mei 2011.
Akibat banjir ini membuat warga Taliwang panik lantaran masih teringat dibenaknya banjir – banjir sebelumnya terutama banjir yang memporak porandakan kota Taliwang pada tahun 2000 lalu. “ Yang membuat kita panik itu, karena kita khawatir jangan sampai terjadi banjir seperti tahun 2000 lalu,” ungkap M.Amin warga kelurahan Sampir yang ditemui media ini saat mengamankan barang – barang perabot rumah dan lainnya ketempat yang dianggap aman dari banjir.
Hanya saja menurut Amin banjir yang datang kali ini sore hari sehingga warga bisa mengamankan barang dan keluarganya ditempat yang lebih aman, jika dibandingkan dengan banjir tahun 2000 yang datangnya saat warga tertidur lelap.
Sementara itu kepala pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa Barat,Drs. Tholib Abudullah mengatakan dalam mengantisipasi bahaya banjir ini pihaknya turun dengan kekuatan penuh. “ Semua anggota kita kerahkan, termasuk Damcar (mobil pemadam kebakaran,red) tim reaksi cepat serta perahu karet,” ungkapnya.
Lebih lanjut Tholib mengatakan banjir yang datang kali ini bertepatan dengan surutnya air laut, karena jika bertepan dengan pasangnya air laut dirinya meyakini seluruh kota Taliwang akan terendam banjir. “ Kita bersyukur kalo banjir kali ini pas air laut surut, Taliwang itu bisa terendam seluruhnya seperti tahun 2000. Tahun itu air laut sedang pasang jadi air sungai itu terbendung oleh air laut,” unkapnya.
Pihak BPBD belum mengetahui besar kerugian yang ditimbulkan akibat banjir ini. “ Besok baru kita ketahui berapa kerugian yang ditimbulkan oleh banjir ini setelah kita berkordinasi dengan pihak pertanian,” jelas Tholib. (Ano)