berita2.com (Mataram, NTB): Ratusan orang dari total sekitar 2 ribu lebih alumni magang Jepang asal NTB menggelar rembuk bertempat di auditorium Univesitas Mataram, Sabtu (30/04). Mereka menyepakati komitmen percepatan terciptanya wira usahawan terutama yang bergerak dibidang teknologi dan informasi berbasis mental bangsa Jepang.
Mereka yang hadir adalah alumni-alumni magang dalam kurun 1993 hingga 2006. Mereka kini telah kembali dan banyak membuka usaha-usaha terutama di bidang teknologi dan infomasi sesuai dengan keahlian mereka saat dikirim ke Jepang. Selebihnya, mereka terserap menjadi karyawan pemerintah dan Swasta. Pada agustus 2010 lalu mereka berkumpul dan membentuk Yayasan Keluarga Alumni Jepang Indonesia (YKAJI) NTB.
“Kita ikut berkomitmen pada terciptanya entrepreneur-enterpreneur baru terutama dibidang IT dan sejenisnya. Rembuk ini juga dimaksudkan agar pemerintah bisa memberdayakan tenaga-tenaga alumni jepang untuk ikut membangun daerah,” ungkap Ketua panitia, Hory Sirajudin, di sela-sela rembuk.
Sementara itu, Pemerintah provinsi NTB memberikan perhatian besar terhadap setiap kontribusi nyata yang diberikan para alumni Jepang yang terkenal dengan etos kerja yang tinggi, disiplin dan jujur. Tidak hanya soal skil teknologi, beberapa program unggulan pemerintah daerah seperti program PIJAR (Sapi,Jagung dan Rumput Laut) diharapkan bisa ditangkap dan dijalankan.
“Mari membangun daerah ini dengan mencontoh semangat dan mental bangsa Jepang yang telah didapat selama bekerja disana,” ungkap Gubernur NTB, M Zainul Majdi dalam sambutan tertulisnya.
Bagus Arianto, Dirjen Pemagangan Luar Negeri Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, dalam sambutannya, berharap pula kepada calon-calon magang pada waktu-waktu mendatang untuk ikut mempromosikan nama baik daerah selama berada di Jepang.(RAI)