berita2.com (Selong, Lombok Timur): Ratusan warga Treng Wilis Kecamatan Montong Gading yang hendak melaksnakan do’a bersama di lapangan montong gading depan kantor camat setempat dibubarkan paksa oleh Kapolres Lombok Timur, Minggu 23 Januari 2011.
Warga yang datang sekitara pukul 09.30 Wita menggunakan truk, dan ratusan kendaraan roda dua ini terpaksa kembali kekendaraan masing-masing, keren ancamana Kapolres Lotim AKBP Erwin Zadma, SIK sangat keras.
“Kami ingatkan bahwa tempat ini belum mendapat persetujuan dari desa setempat, dan kalau bapak-bapak tidak meningalkan temapt ini kami terpaksa membubarkan bapak-bapak secara paksa,” tegas Kapolres melalui pengeras suara mobil patroli.
Sebagian warga yang masih bertahan mencoba melakukan negosiasi dengan kapolres, namun Kapolres tetap memberikan persetujuan utuk pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Berdasarkan pertimbangan keamanan, bapak-bapak sebaiknya kembali pulang ke rumah masing-masing,” Pinta ujar Kapolres.
Tidak hanya kapolres yang meminta warga untuk kembali, Kabag Oprasional Kompol Bambang Nasotion, mengambil alih pengeras suara yang dibawa menggunakan mobil open cup, ia mengatakan kalau sampai terjadi istigosah ditempat tersebut warga sekitar akan ikut mengusirnya juga. Untuk tidak mengambil resiko, ia juga
menyurakan kepada warga untuk meninggalkan temapat itu.
Salah tokoh pemuda kontra Proyek Trereng Wilis mengatakan, bahwa proses perijinan sudah dikantongi dari Polres Maupun Kecamatan. “Ijin sudah semua didapatkan, temasuk di kecamatan yang yakini memiiliki lapangan
ini, sehingga kita tidak perlu lagi minta ijin kepada desa,” ujar Toni.
Kekhawatiran pihak polisi dinilainya sangat berlebihan, pasalnya warga yang akan memadati lapangan kecamatan tersebut tidak membawa senjata apa-apa. “Ini murni kita berdoa. Sebagai bentuk komitmen kita tetap menolak Tereng Wilis,” jelasnya.
Selain itu, isatogosah ini juga sebagi resepon terhadap statemen bupati dimedia massa yang ingin melanjutkan proyek tersebut.
Sebelumnya pada saat ekspos dam Pandan Dure, mengatakan bahwa proyek Treng Wilis
tetap dilanjutkan, sambil menunggu situasi kondusif.(WAN)