berita2.com (Mataram): Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, NTB, telah mengajukan kawasan Sekotong sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk disetujui pemerintah pusat, bersama 50 kabupaten lainnya. Beberapa persiapan besar diantaranya akan dibangun empat pelabuhan besar, serta optimalisasi sejumlah gili indah di Sekotong.
“Beberapa syarat utama KEK adalah harus tersedia minimal 500 hektar lahan murni milik Pemda diluar pemukiman untuk persiapan pengembangan dan investasi. Satunya lagi harus ada jaminan investor luar negeri yang berinvestasi dalam waktu dekat,” ungkap Kepala Bappeda Lombok Barat, HM Taufiq, saat ditemui, selasa 4 Januari 2011.
Untuk mendukung proyek besar ini, Pemkab setempat merencanakan akan membangun empat pelabuhan besar yang pengerjaannya dimulai tahun ini. Keempat pelabuhan itu masing-masing Pelabuhan penyeberangan alternatif Lombok-Bali di Desa Pelangan, Pelabuhan Perikanan dan Pertambangan di Sepi, serta pelabuhan Batubara untuk suplai bahan dasar PLTU di Jeranjang, Gerung.
Kawasan Sekotong menjadi potensi baru yang menjanjikan bagi Lombok Barat. Di kawasan ini terdapat tiga potensi besar dibidang kelautan, pertambangan dan pariwisata. Di bidang kelautan, Sekotong dikenal dengan kekayaan laut berupa rumput laut, terumbu karang dan ikan. Di bidang pertambangan, sekotong juga dikenal dengan beberapa pegunungan yang mengandung emas dengan volume besar. Sementara di bidang pariwisata, kawasan ini terdapat beberapa gili yang sudah dikenal akan keindahannya seperti gili Gili Sudak, Gili Kedis dan Gili Tangkong. (RAI)


















