berita2.com (Selong Lombok Timur): Kesadaran masyarakat Desa Sugian Kecamatan Sambelia akan potensi pariwisata, di daerahnya sangat rendah, padahal potensi ini bila diekploitasi sangat bermanfaat bagi perputaran ekonomi masyrakat sekitar.
Gili (pulau) Lawang dan Gili Sulat yang dimiliki oleh Desa tersebut, memiliki keindahan yang tiada banding, Gili yang terletak di sebelah utara pulau lOmbok tersebut, memiliki daya tarik yang tersendiri, namun sayang masyarakt sekitar tidak mengetahui akan kekayaan berharga tersebut, sehingga sampai saat ini masyarakat sekitar sangat bergantung kepada sector nelayan.
Dua puluh 22 mahasiwa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dalam persentase program Kuliah kerja Nyata (KKN) Pengembangan Potensi Masyarakat (PPM) Desa Wisata Sugian dikanmtor Desa Setempat Selasa (13/7) kemarin. Bertekad akan melakukan penyadaran kepada masyarakat sekitar akan penmtingnya potensi wisata yang dimiliki oleh bmasyrajat sekitar.
Berdasarkan hasil Survey s ejak bulan Januari sampai Februari 2011 lalu, Koordinator KKN PPM Adimas Subagio mengatakan bahwa terdapat tiga factor yang menyebabkan mahasiwa pada universitas tertau di Indonesia memilih Desa Sugian sebagai Lokasi KKN.
Pertama, Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata alam yang dimiliki oleh Desa Sugian, kedua, Kurangnya sarana dan prasarana fisik sehingga tidak memadai bagi wisatawan, dan Ketiga, Kurangnya promosi, sehingga potensi alam ini tidak bisa bernilai ekonomi.
“ Kita sejak ahir Januari sampai Akhir Februari sebelumnya melakukan survey di tempat ini, dan kesimpulan tiga hal tersebut,” Kata Koordinator KKN PPM Adimas.
Salah s atu Presentator Sarah Prasiska dari fakultas Ilmu Komunikasi, mengatakan terhadap semua kekurangan tersebut, TIM KKN PPM akan membagi masalah hal ini menjadi tiga Kluster. Kluster Sains dan teknologi, kedua Kluster Agro dan kluster ketiga, Sosio Humaniora.
Pada Kluster saintek akan melakukan Pembuatan SOP snorkling, nelayan, dan diving, kemudian, Pembuatan bak sampah,Desain ergonomis bangku sekolah, Plangisasi LKMD, Pemugaran gapura, Pendataan potensi home industry, Pembuatan layout KKLD, selain itu pada kluster ini, mahasiswa Tim akan mengajarkan waraga cara Pemanfaatan air tanah, Sosialisasi pemanfaatan hasil bumi, Penyuluhan bencana, pengolahan sampah atau biopori dan Perawatan mesin perahu.
Pada kluster Agro Lanjut Mahasiwi Berjilbab ini, KKN PPM akan mengajarkan warga cara, Persemaian semi permanen, Pendidikaan lingkungan tingkat sekolah dasar, kemudian Pengembangan ekowisata dengan pemafaatan mangrove dan Plangisasi nama pohon.
“Untuk kluster sosio Humaniora kami akan melakukan, Pelatihan Bahasa Inggris untuk keperluan Pariwisata, Pembinaan Ibu-ibu PKK, Pengadaan Pendidikan Usia Dini dan Pembuatan City Profile Video,” jelasnya.
Sekretris camat Sambelia yang dalam sambutannya mengatakan, dirinya dan atas nama masyarakt Sambelia sangat berterimakasih kepada UGM yang telah memilih Kecamatan Sambelia sebagai Lokasi KKN PPM, karena bagimanapaun sentuhan-sentuhan intlektual kepada warga desa yang sebagian belum banyak membaca ini, sangat membantu mewujudkan masyarakt sugaian sadar wisata.
“Saya berterimakasih kepada mahasiwa UGM, dan Saudara Suhirman, selaku tokoh pemuda desa Sugian dan kecamatan Sambelia, yang telah memperkenalkan Desa Sugian ke Luar daerah, sehingga ditempati sebagai lokasi KKN KUGM saat ini,” Ujar Hasbullah.
KKN UGM ini sesuai rencana akan berahair sampai tanggal 25 Agustus yang akan datang, dan diikiti oleh mahasiwa lintas Jurusan, seperti teknik Mesin, Milmu Komunikasi, Kehutanan, Hubungan Internasional dan teknik Geologi.(wan)