berita2.com (Mataram, NTB): Sebuah kendaraan jenis Yamaha Vixion melaju dengan kencang di kawasan Tertib lalu Lintas Gerung, Lombok Barat, Senin (20/06/2011). Sepeda motor yang dikendarai seorang mahasiswa ini menabrak sepeda motor Honda Beat.
Tabrakan ini menyebabkan kedua pengendara terluka berat dan terpaksa dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani pengobatan. Pengendara lain yang kebetulan melintas di TKP panik dan langsung memberikan pertolongan.
Kasus diatas bukan periwistiwa nyata. Itu adalah bagian dari aksi teaterikal puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Sanggar seni Sasetra Universitas Muhammadiyah Mataram. Tidak hanya jago berdemonstrasi, para mahasiswa ikut membantu tugas kepolisian setempat dalam kampanye keselamatan berlalu lintas.
Usai melalukan pentas jalanan, mereka membentangkan spanduk peringatan dan berorasi dipinggiran jalan setempat. Penggguna jalan diminta menaati rambu-rambu lalu lintas dan melengkapi kendaraan dengan helm dan surat-surat penting kendaraan.
“Setiap tahun angka kecelakaan lalu lintas terus meningkat. Ini menjadi keprihatinan kami,” ungkap Gusmiadi, salah seorang mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia UMM, yang ikut melakukan pementasan.
Kepolisian Resort Lombok Barat menyatakan terima kasih atas partisipasi mahasiswa mengkampanyekan keselamatan berkendara. Tahun 2011 hingga bulan juni, Polisi Lalu Lintas (Polantas) setempat mencatat sebanyak 65 kasus kecelakaan di Lombok Barat yang sebagian besar berujung tewasnya pengendara. Angka tahun 2010 mencatat terdapat 186 kasus lebih.
“Sebagian besar disebabkan oleh Human Error,” ungkap Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Lantas, AKP Arif Harsono.
Ia meminta Masyarakat terlibat dalam menurunkan angka kecelakaan itu dengan memperhatikan peraturan-peraturan yang telah ditetapkan.(RAI)