berita2.com (Taliwang, Sumbawa Barat, NTB): Tim Panitia Khusus Tenaga kerja DPRD Sumbawa Barat berencana memanggil seluruh perusahaan Subkontraktor PT Newmont Nusa Tenggara. Langkah ini diambil sebagai upaya klarifikasi dan verifikasi data tenaga kerja yang berhasil dihimpum pansus untuk dicocokkan dengan data yang dimiliki perusahaan.
Menurut ketua Pansus Naker, Sudarli, dari data yang dikumpulkan pihaknya terdapat perbedaan jumlah subkontraktor yang tengah beroperasi di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Data itu tidak hanya berbeda antara dinas ESDM dan Dinas Tenaga Kerja, tetapi di tingkat propinsi dan pusatpun ditemui ketidak samaan jumlah data perusahaan dan data tenaga kerja.
"Kami akan panggil semua subkontraktor, termasuk PTNNT selaku induk dari perusahaan. Kami ingin cek dimana letak kesalahan input data ini. Dimulai rabu 15 juni mendatang. DPRD secara bersamaan meminta keterangan sedikitnya 10 subkontraktor setiap harinya,” kata Sudarli usai menggelar rapat internal pansus naker di gedung DPRD KSB. Senin (13/6/2011).
Sudarli menegaskan, jika ada perusahaan yang tidak mengindahkan undangan pansusnya, maka tidak akan segan-segan untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian.
"Jika mereka tidak datang itu menunjukkan mereka tidak koperatif. Kami akan laporkan ke polisi karena bisa jadi laporan tenaga kerja yang selama ini mereka berikan merupakan data fiktif alias bohong belaka," tegasnya.
Senada dengan wakil ketua pansus, Syafruddin Deni, Legal Audit investigasi akan dilakukan pihaknya untuk mengetahui sejauh mana perusahaan telah mematuhi aturan tenaga kerja sebagaimana yang telah diatur Undang-Undang.
"Kami akan minta mereka memperlihatkan lihat izin usaha yang dimiliki, apakah terdaftar di perusahaan nasional, provinsi atau kabupaten. Selain itu kewajiban mereka untuk melaporkan operasional dan data karyawan per tiga bulan sekali, juga akan kami minta untuk diperlihatkan," lugasnya.
Data jumlah subkontraktor yang dimilliki dinas ESDM dan dinas Tenaga kerja memang terpaut cukup jauh. Namun oleh pansus naker lebih memilih menggunakan data dinas tenaha kerja, karena dinas tersebut merupakan leading sektor yang tufoksinya menangani tenaga kerja.
"Data dari dinas ESDM KSB terdapat 120 subkontraktor Newmont, terdiri dari 66 perusahaan pusat, 10 provinsi dan 44 kabupaten. Nah sementara data dari dinas tenaga kerja hanya ada 107 perusahaan," paparnya.
Sementara itu, Sekretaris Pansus, Abdul Hadi Al-Habsy melaporkan, data sementara yang dihimpun pansus akan total tenaga kerja PTNNT saat ini berjumlah 4056. terdiri dari 1350 tenaga kerja lokal, regional 1255, nasional 1414 dan ekspatriat (tenaga kerja asing) 37orang. “Persentase tenaga kerja lokal saat ini baru 33,28 persen," cetus Hadi.
Hadi menambahkan, dari 107 jumlah perusahaan subkont yang beroperasi di Batu Hijau baru 50 perusahaan yang resmi melporkan data tenaga kerjanya. perusahaan-perusahaan itu mempekerjakan 8523 orang dengan persentase tenaga kerja lokal sekitar 36,88 persen.
" Kelima puluh perusahaan itu mempekerjakan tenaga kerja lokal 3143 orang, tenaga kerja regional 2321, Nasional 2927 dan dari luar indonesia 132 orang," pungkas Hadi. (ardian)