berita2.com (Kota Waringin, Kalteng): Setelah kasus pemukulan terhadap warga yang yang dilakukan oleh oknum anggota Polri bernama Agus terhadap Doni, muncul pem bicaraan dari warga desa Riam Durian, dusun Despot, Desa Kinjil dan desa lain yang ada di Kecamatan Kota waringin Lama, bahwa sudah ada 5 orang yang menjadi korbannya.
Informasi yang didapat berita2 dari lapangan bahwa korban Agus antara lain, Doni warga dusun Despot, Rinto dan dua kawannya warga Kinjil, dan adalagi warga sagu serta satu lagi warga Despot yang bekerja sebagai pembuat bata dari tanah liat.
Informasi yang diperoleh berita2.com, Rinto dkk warga Kinjil menjadi korban Agus yang menyeruh pus up sampai 50 kali hanya duduk menunggu kawannya di depan sekolahan TK di dusun Despot.
"Ada lagi kawanku Warga Sagu ditampar di jalan raya usai pulang sekolah yang dilakukan polisi Agus," jelasnya.
Dan satu lagi warga dusun Despot yang kerja dibarak bata, pulang dari rumah kawannya di depan rumah langsunh tampeleng" tutur Rinto.
Akibatnya para anak muda mulai geram dengan ulah Agus yang sangat arogansi. Tapi pun begitu warga dan para korban tidak mau membalas dendamnya, dan para korban sepakat membuat pengaduan apabila ada orang atau anggota dewan yang mau membantunya.
"Kami takut langsung melaporkan nya ke atasan sebab kami kami gak tau hukum," tutur Doni.
Humas polda kalteng AKBP Ter Pratikno ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih terus lakukan pemantauan kepada petugas apabila ada laporan dari warga serta korban.jelasnya.
Kapolres kobar AKBP Novi belum tau dengen kejadian itu, dan ketika dikonfirmasi via sms pihaknya mengatakan terima kasih infonya nanti saya cari tau.
Kapolsek Kolam AKP Marcelino juga dikonfirmasi pihaknya belum ada laporan dari anggota dan masih dalam pengecekan.


















