berita2.com (Pontianak, Kalimantan Barat): Pada perayaan imlek tahun 2011 ini akan menghadirkan replika buah nanas “raksasa” berukuran lebar tiga meter dan tinggi 15 meter.
Ketua Majelis Adat dan Budaya Tionghoa Kalbar Harso Utomo Suwito di Pontianak, Sabtu 22 Januari 2011, mengatakan, “Replika nanas raksasa itu akan kami pamerkan di Pasar Rakyat dalam menyambut perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Jalan Kebangkitan Nasional, Kecamatan Pontianak Utara.”.
Reflika nanas raksasa itu dihadirkan sebagai mitos atau kepercayaan masyarakat Tionghoa yang dianggap sebagai Wang Lai, Wang artinya datang dan Lai artinya raja atau nanas diistilah raja datang yang membawa banyak rizeki.
“Sehingga tidak heran bagi masyarakat Tionghoa selalu menghadirkan buah nanas berwarna merah pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh, dengan tujuan agar dimurahkan rezekinya,” kata Harso.