berita2.com (Pulang Pisau) : Secara serentak pelamar CPNS di Kalimantan Tengah dilakukan test tertulis yang dimulai dari jam 07.00 s/d jam 11.00 wib. Sejumlah peserta mengaku puas dengan soal test yang mengacu pada test kecakapan diri disamping test ilmu pengetahuan mata pelajaran yang tidak terlalu banyak soal.
“ Saya sangat bersyukur atas soal test yang saya kerjakan tadi sebab kebanyakan soal mengacu pada pertanyaan pribadi, soal test mata pelajaran seperti matematika dan bahasa ingris hanya sedikit,” ungkap Jayanti usai mengerjakan test siang tadi.
Ia mengatakan bahwa dirinya selalu mengadu nasib untuk menjadi PNS namun angka keberuntungan belum berpihak kepadanya sejak tahun lalu.
Menyoal isu banyak terjadi permainan dalam penerimaan Jayanti mengatakan tidak menyoal hal tersebut dan yang penting menurutnya percaya diri dan mengerjakan semua tugas yang dihadapi dengan selalu berdoa yang terbaik.
“ Yang penting berdoa dan apa yang menjadi keputusan panitia ya itulah kenyataannya. Masalah ada permainan atau tidak pasti itu merupakan jalan Tuhan untuk memberikan yang terbaik bagi usaha setiap peserta.
Secara pribadi Jayanti mengungkapkan bahwa dirinya pasrah dengan hasil penerimaan cpns tahun 2010 ini dan yang penting jangan sampai sakit hati apabila belum beruntung sebab dibalik itu semua pasti telah yang terbaik dari Tuhan kepada manusia.
Sejumlah jalan umum mulai pagi telah banyak aktifitas peserta test cpns, hal ini disebabkan banyak peserta yang mengadu nasib diluar daerahnya sendiri sehingga persiapan untuk setiap peserta telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.
Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang peserta yang melakukan test di Pulang Pisau, dirinya mengaku ingin berjuang di Pulang Pisau sebab Pulang Pisau merupakan daerah pemekaran yang mungkin banyak peluang. Dirinya sendiri merupakan peserta test cpns asal Palangkaraya.
Pemandangan lain juga terlihat usai waktu test cpns, para peserta nampak memadati setiap sudut sekolah yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan test tertulis hari ini.
Tak ketinggalan juga berdiri usaha warung dadakan disepanjang pinggir sekolah yang menjajakan makanan dan minuman dan pemadangan ini berlangsung hingga tengah hari.