berita2.com (Kupang): Melalui Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam, Dinas Kehutanan Propinsi NTT menargetkan penanaman 589.990 anakan cendana tahun ini.
Penanaman 589.990 anakan cendana itu dilakukan melalui tiga jenis kegiatan/program, yakni untuk hutan tanaman unggulan lokal sebanyak 124.590 anakan cendana. Untuk pengembangan hutan kemasyarakatan atau hutan rakyat sebanyak 15.400 anakan cendana. Selain itu, Dishut NTT juga menyediakan 450.000 anakan cendana untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat untuk ditanam.
Kepala Seksi Reboisasi dan Pembenihan Hutan pada Dishut NTT, Alfons Jehamat, S.Hut mengatakan itu saat ditemui di Kupang, Selasa.
Untuk penanaman pada program HTUL, katanya, ditargetkan penanaman pada 250 hektar (ha) lahan yang tersebar di berbagai daerah di NTT. Sedangkan di hutan rakyat ditargetkan penanaman pada 40 hektar di empat kabipaten.
Jehamat menjelaskan, jumlah anakan cendana sebanyak 124.590 akan ditanam pada lahan seluas 250 ha yang tersebar di beberapa kabupaten di NTT, yaitu Alor, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Sumba Timur dan Flores Timur.
Sedangkan jumlah anakan untuk pengembangan hutan kemasyarakatan sebanyak 15.400 anakan akan ditanam pada hutan milik rakyat seluas 40 ha yang tersebar di empat kabupaten, yakni Alor, Flores Timur, Sumba Tengah dan Sabu Raijua.
"Pengembangan hutan rakyat ini sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi degradasi kerusakan hutan atau lahan milik rakyat sehingga tidak lagi terjadi pengrusakan hutan yang dilakukan oleh masyarakat sendiri," ujar Jehamat.
Tentang upaya pengadaan anakan cendana, dia menjelaskan bahwa Dishut selain melakukan pembibitan sendiri, juga bekerjasama dengan penangkar benih dan membeli anakan cendana dari penangkar dengan harga Rp 500/anakan untuk memenuhi target jumlah anakan cendana untuk ditanam tahun ini.
Untuk persiapan lahan penanaman anakan cendana, katanya, permerintah menyiapkan dana Rp 25.000/hari untuk warga yang membersihkan lahan dan menggali lubang tempat menanam anakan, dengan jarak tanam bekisar 4 x 5 meter.
Sedangkan mengenai 450 ribu anakan cendana yang akan dibagi gratis kepada warga, dia menjelaskan bahwa anakan cendana disiapkan oleh Dishut. Warga atau instansi pemerintah maupun swasta yang ingin memperoleh anakan tersebut dipersilahkan mengajukan surat ke Dishut NTT. Selain anakan cendana, disiapkan pula anakan mahoni, angsana, sukun, gaharu, bambu dan banyak anakan lainnya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya