berita2.com (Pulang Pisau): Sedikitnya membutuhkan biaya 4 juta rupiah bagi calon pelanggan listrik apabila rumahnya harus mendapatkan aliran listrik dari PLN, angka ini masih akan bertambah jika pelanggan memerlukan tambahan titik lampu dirumahnya.
Ungkapan tersebut disampaikan Sahrin selaku pihak instalatir PT.PLN ranting Pulang Pisau Rabu (27/10) saat berlangsung acara Peluncuran program Nasional gerakan sehari sejuta sambungan (GO-GRESS ) di wilayah Pulang Pisau.
Sejuta sambungan pelanggan yang dicanangkan secara serentak diseluruh Indonesia ini Pulang Pisau mendapatkan alokasi pelanggan baru sebanyak 750 buah yang tersebar di seluruh kabupaten Pulang Pisau.
Ini dipastikan seluruh data calon pelanggan baru habis sejak dicanangkannya sejuta pelanggan tersebut dan secara rinci menurut Sahrin meliputi biaya yang harus disetor ke PLN, asosiasi, bahan pemasangan, jaminan pelanggan dan jasa pemasangan.
Dari nilai 4 juta tersebut pihak instalatir hanya mengantongi jasa tidak lebih dari 500 ribu rupiah.
Dalam kegiatan yang langsung dihadiri bupati Pulang Pisau H. Achmad Amur SH MH tersebut disampaikan bahwa setidaknya PLN harus secara transparan memberikan rincian biaya ke pelanggan untuk menghindari calo pemasangan baru ke masyarakat.
Selain itu katanya Amur kondisi masyarakat saat ini semakin pesat dalam perkembangannya seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang semakin komplek dan ini kata Amur harus berjalan lancar dengan terhindarnya biaya pemasangan yang tinggi.
Ari salah seorang warga masyarakat menyikapi hal tersebut diharapkan agar pihak PLN ranting Pulang Pisau diharapkan agar berupaya untuk terus melakukan berbagai upaya pembenahan kearah yang lebih baik sebab tugas PLN bukan saja menuntaskan daftar antrian sambungan namun diharapkan juga mampu mengatasi berbagai persoalan masalah listrik.
Masalah biaya yang mencapai 4 juta lebih tentu ini harus ada ketentuan pasti baik dari PLN, asosiasi dan instalatir sendiri agar tidak seenaknya menerapkan tarip yang mungkin tidak jelas aturan mainnya.
Hari sejuta pelanggan di kabupaten Pulang Pisau dilaksanakan di perumahan rei I mentaren yang juga dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah setempat dan pihak PLN Pulang Pisau serta sejumlah tokoh masyarakat sementara itu acara berlangsung sederhana sebab setelah diresmikan secara langsung para petugas langsung bergerak ke rumah-rumah untuk memasang meter listrik yang secara simbolis telah diserahkan bupati Pulang Pisau. (Suratman)


















