Sampit, Kalteng, (berita2.com): Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah, curah hujan akan mengalami peningkatan pada pertengahan Novenber 2009 ini.
"Saat ini hujan terjadi hampir merata di seluruh Kotim dan untuk beberapa pekan kedepan diperkirakan peluang hujan akan terjadi pada sore, malam hingga dinihari," kata Kepala BMKG Sampit, Yulida Warni, di Sampit, Senin.
Dikatakannya, untuk wilayah Kotim telah memasuki musim penghujan, namun peluang hujan yang terjadi masih dalam intensitas ringan, sedang, dan kadang-kadang lebat.
Menurut Yulida, beberapa hari terakhir, kondisi suhu udara di Kotim terutama pada siang hari sangat panas dan tiba-tiba terjadi hujan, hal tersebut terjadi karena posisi matahari tepat berada pada titik ekuator.
Pada masa transisi dari musim kemarau ke musim penghujan, BMKG kesulitan memprediksi adanya hujan lebat yang disertai angin kencang dan kondisi seperti itu adalah ciri khas masa transisi.
"Intensitas hujan, kami perkirakan akan terjadi pada pertengahan November 2009 mendatang dan sepekan kedepan, peluang terjadinya hujan disertai angin kencang sangat besar," katanya.
Beberapa hari kedepan, katanya, suhu udara di kota Sampit dan sekitarnya berkisar antara 22 hingga 35 derajat celcius dengan tingkat kelembaban udara antara 45 hingga 95 persen.
Sedangkan untuk angin akan bertiup dari tenggara dengan kecepatan berkisar 12 hingga 15 knots, dengan angka tersebut masih dalam kondisi normal dan dipastikan tidak membahayakan untuk aktivitas transportasi laut, udara dan darat.
Yulida mengungkapkan, kondisi cuaca saat ini sedang tidak menentu, jadi tidak menutup kemungkinan sewaktu-waktu kondisi cuaca akan membahayakan, untuk itu diingatkan kepada masyarakat yang beraktifitas di sungai dan laut agar berhati-hati.
"Kepada para nelayan, kami sarankan agar tetap waspada dan mencari informasi perkiraan cuaca jauh hari sebelum berangkat melaut," ungkapnya.(*ek)


















