berita2.com (Pontianak, Kalimantan Barat): Pada perayaan imlek tahun 2011 ini akan menghadirkan replika buah nanas “raksasa” berukuran lebar tiga meter dan tinggi 15 meter.
Ketua Majelis Adat dan Budaya Tionghoa Kalbar Harso Utomo Suwito di Pontianak, Sabtu 22 Januari 2011, mengatakan, “Replika nanas raksasa itu akan kami pamerkan di Pasar Rakyat dalam menyambut perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Jalan Kebangkitan Nasional, Kecamatan Pontianak Utara.”.
Reflika nanas raksasa itu dihadirkan sebagai mitos atau kepercayaan masyarakat Tionghoa yang dianggap sebagai Wang Lai, Wang artinya datang dan Lai artinya raja atau nanas diistilah raja datang yang membawa banyak rizeki.
“Sehingga tidak heran bagi masyarakat Tionghoa selalu menghadirkan buah nanas berwarna merah pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh, dengan tujuan agar dimurahkan rezekinya,” kata Harso.
Kalimantan
Ini dia nanas raksasa, tingginya 15 meter
Hari Korpri Ke-39 Tekankan Profesionalisme Anggota
berita2.com (Pulang Pisau): KORPRI diharapkan dapat tumbuh dan berkembang sebagai organisasi yang semakin solid dan professional dalam menjalankan tugas sebagai abdi Negara. Disamping itu KORPRI diharapkan juga senantiasa meningkatkan kualitas dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan Negara yang lebih baik lagi.
Harapan tersebut disampaikan oleh presiden RI Ir H. Susilo Bambang Yudhoyono yang dalam hal ini dibacakan oleh wakil Bupati Pulang Pisau dalam sambutannya pada peringatan hari KORPRI ke-39, hari guru nasional dan HUT PGRI ke-65 tahun 2010 dihalaman kantor bupati Pulang Pisau pagi tadi.
Upacara diikuti oleh seluruh PNS dilingkungan Pemkab Pulang Pisau dengan penuh hikmad pada jam 7.00 wib. Dalam sambutannya presiden juga memberikan penghargaan kepada jajaran KORPRI yang telah memberikan dharma, bakti dan pengabdiannya dalam menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi.
Tema yang diambil pada peringatan tersebut,” Dengan Netralitas dan Profesionalisme KORPRI mendukung Reformasi Birokrasi dalamg rangka Optimalisasi Pelayanan Publik,” ini berarti seluruh jajaran KORPRI agar bekerja lebih keras guna meningkatkan pengabdian dan produktifitas dalam mewujudkan jajaran birokrasi yang makin professional sehingga mampu menghadirkan kualitas pelayanan publik yang terbaik bagi seluruh warga.
Gelombang reformasi kedua juga menjadi tugas dan tanggung jawab KORPRI kedepan sehingga agenda reformasi birokrasi dapat tuntas guna membangun jajaran birokrasi yang makin berkualitas dan berdaya saing.
Diakhir sambutannya presiden menekankan kesempurnaan jajaran birokrasi yang tangguh dan berwibawa serta jangan ragu untuk melakukan perombakan, pergantian dan revitalisasi dalam penyelenggaraan birokrasi yang dinilai berpotensi mengurangi produktifitas dan menghambat akselerasi laju semangat kebersamaan untuk bangsa dan Negara,” Maju dan teruskan pemberantasan tindak pidana koropsi, kolusi dan nepotisme,” ucap Wabup H.Edi Pratowo membacakan sambutan pagi tadi. (ratman)
Pelamar CPNS Serentak Lakukan Test Tertulis
berita2.com (Pulang Pisau) : Secara serentak pelamar CPNS di Kalimantan Tengah dilakukan test tertulis yang dimulai dari jam 07.00 s/d jam 11.00 wib. Sejumlah peserta mengaku puas dengan soal test yang mengacu pada test kecakapan diri disamping test ilmu pengetahuan mata pelajaran yang tidak terlalu banyak soal.
“ Saya sangat bersyukur atas soal test yang saya kerjakan tadi sebab kebanyakan soal mengacu pada pertanyaan pribadi, soal test mata pelajaran seperti matematika dan bahasa ingris hanya sedikit,” ungkap Jayanti usai mengerjakan test siang tadi.
Ia mengatakan bahwa dirinya selalu mengadu nasib untuk menjadi PNS namun angka keberuntungan belum berpihak kepadanya sejak tahun lalu.
Menyoal isu banyak terjadi permainan dalam penerimaan Jayanti mengatakan tidak menyoal hal tersebut dan yang penting menurutnya percaya diri dan mengerjakan semua tugas yang dihadapi dengan selalu berdoa yang terbaik.
“ Yang penting berdoa dan apa yang menjadi keputusan panitia ya itulah kenyataannya. Masalah ada permainan atau tidak pasti itu merupakan jalan Tuhan untuk memberikan yang terbaik bagi usaha setiap peserta.
Secara pribadi Jayanti mengungkapkan bahwa dirinya pasrah dengan hasil penerimaan cpns tahun 2010 ini dan yang penting jangan sampai sakit hati apabila belum beruntung sebab dibalik itu semua pasti telah yang terbaik dari Tuhan kepada manusia.
Sejumlah jalan umum mulai pagi telah banyak aktifitas peserta test cpns, hal ini disebabkan banyak peserta yang mengadu nasib diluar daerahnya sendiri sehingga persiapan untuk setiap peserta telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.
Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang peserta yang melakukan test di Pulang Pisau, dirinya mengaku ingin berjuang di Pulang Pisau sebab Pulang Pisau merupakan daerah pemekaran yang mungkin banyak peluang. Dirinya sendiri merupakan peserta test cpns asal Palangkaraya.
Pemandangan lain juga terlihat usai waktu test cpns, para peserta nampak memadati setiap sudut sekolah yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan test tertulis hari ini.
Tak ketinggalan juga berdiri usaha warung dadakan disepanjang pinggir sekolah yang menjajakan makanan dan minuman dan pemadangan ini berlangsung hingga tengah hari.
Bantuan Bibit Pertanian Mubazir
berita2.com (Pulang Pisau): Bantuan bibit pertanian dari Pemerintah kabupaten yang disalurkan ke kelompok tani di Pulang Pisau setiap tahun di nilai BPP (Balai Penyuluh Pertanian) kecamatan Pandih Batu mubazir. Hal ini disebabkan oleh lambannya penyaluran yang mengakibatkan tidak tepat saat musim tanam tiba.
Hal tersebut terungkap atas hasil investigasi wartawan media ini ke wilayah Pandih Batu Sabtu (20/11/2010). Arianti mengatakan bahwa hendaknya pemerintah meng-evaluasi kembali teknik penyaluran bibit pertanian kepada masyarakat agar tepat disaat musim tanam tiba.
“Kalau Oktober dipastikan masyarakat telah memasuki musim tanam musthinya ya bibit telah tiba sebelumnya, nah ini malah sebaliknya disaat petani mempersiapkan lahan pertanian justru bantuan bibit belum datang akibatnya petani mencari bibit sendiri yang hingga musim tanam selesai baru penyaluran bibit diserahkan,” ungkapnya seraya menjelaskan bahwa penyaluran bibit telah memasuki masa kedaluarsa yang mutunya tidak dapat diharapkan.
Kepada media ini Arianti mengharapkan agar pemerintah memikirkan kegiatan masyarakat petani disuatu wilayah sehingga apabila ingin memberikan sarana pembibitan tidak sia-sia. Bahkan katanya bibit yang diserahkan ke kelompok tani tidak bisa dimanfaatkan masyarakat hingga berakhir menjadi pakan ayam peliharaan masyarakat.
Hal serupa juga terjadi dibeberapa desa di kecamatan Pandih Batu, bantuan yang diberikan pemerintah setempat melalui dinas pertanian ke sejumlah kelompok tani sungguh tidak menuai manfaat apapun, malah setidaknya bantuan seperti kedelai tidak layak dikonsumsi masyarakat, bagaimana tidak sebab jenis bibit yang disalurkan telah rusak dan tidak bisa dimakan manusia,” Jangankan ditanam pak, dimakan saja tidak bisa bahkan dikasihkan ayam saja tidak mau,” ungkap salah seorang kepala desa yang prihatin dengan setiap bantuan yang diberikan kepada masyarakat tidak dibarengi dengan perhitungan waktu.
Secara rinci penyaluran diserahkan oleh pengusaha pertanian atas hasil lelang dimana prosesnya mayarakat sendiri tidak ikut campur hanya saja masyarakat menghendaki agar kedepan pemerintah kembali memikirkan teknik penyaluran bibit pertanian ke kelompok tani agar benar-benar bermanfaat bagi petani.
Harapan bagi petani dalam kesempatan tersebut hanya secercah harapan agar perhatian pemerintah bukan saja masalah waktu penyaluran namun juga harus dibarengi dengan penelitihan terkait dengan lokasi tanam, waktu tanam, area tanam jenis bibit yang cocok dan luasan lahan hendaknya diperhatikan terlebih dahulu agar konsep petani sejahtera dapat terwujud disamping pemerintah harus juga memperhatikan konsep pemasaran dalam hal ini insprastruktur jalan yang akan dimanfaatkan petani untuk proses tersebut. (ratman)
Usai Dilantik Masuk IGD, Satu Luka dan satu Pingsan
berita2.com (Pulang Pisau): Sejumlah 203 orang PNS, Senin ( 22/11) secara resmi diangkat sumpah dan janjinya sebagai abdi Negara dilingkungan pemkab Pulang Pisau. Pengambilan sumpah dan janji dipimpin langsung oleh Bupati Pulang Pisau H. Achmad Amur, SH MH yang didampingi oleh wakil Bupati H. Edy Pratowo S S Sos MM serta disaksikan oleh Kepala Bapeda Drs. Karlin dan Kepala Inspektorat Drs. Junaidi Akik, SH.
Acara berlangsung sangat khikmad dari jam 10.22 wib sampai jam 11.00 wib di GPU Handep Hapakat Pulang Pisau.
Acara pengambilan sumpah dan janji PNS ini baru pertama digelar di Pulang Pisau bagi ribuan pns yang mengabdikan diri di pemerintah kabupaten Pulang Pisau. Setelah kegiatn pertama ini menurut sejumlah sumber juga akan dilakukan pengambilan sumpah dan janji secara berkala hingga seluruh PNS dilingkup pemkab Pulang Pisau mendapatkan kesempatan yang sama.
Bupati Pulang Pisau dalam amanatnya mengatakan bahwa kegiatan tersebut terlambat dilakukan hingga saat itu ada pejabat golongan IV.B pun masih dilantik saat ini.
Namun kata Amur yang lebih penting adalah peningkatan disiplin pegawai itu sendiri dan senantiasa memegang teguh sumpah dan janji yang telah diucapkan kepada TYME.
Amur juga menegaskan kepada pemegang keuangan agar berhati-hati memilah tugas yang diembannya seperti halnya senantiasa menjaga nama baik korp pegawai negeri sipil dan pandai menjaga rahasia Negara.
Kata Amur seandainya pemegang keuangan diberikan tugas yang menjerumuskan jabatannya maka hal itu harus dipertahankan,” Jangan sampai mentatati semua perintah atasan. namun sepanjang perintahnya baik yang harus dilaksanakan, akan tetapi kalau perintahnya menjerumuskan maka jangan dilaksanakan,” ungkap Amur.
Bupati dalam kesempatan itu juga menyorot inisiatif PNS yang mengajukan ijin belajar dengan biaya sendiri, menurut Amur hal tersebut sangat baik dan diyakini bahwa 5 tahun kedepan Pulang Pisau akan mempunyai SDM yang memadai.
15 menit usai pengambilan sumpah dan janji dilakukan sebuah sepeda motor KH 3187 J yang dikemudikan salah seorang PNS yang baru diambil sumpahnya mendadak oleng dan roboh. Atas kejadian tersebut pengendara didepannya ikut kaget dan berbenturan dengan rekan disampingnya hingga keduanya juga ikut tersungkur hingga keduanya harus dilarikan ke RSUD setempat karena luka yang cukup serius.
Petugas lalu lintas yang datang langsung melakukan olah TKP dan membawa sejumlah sepeda motor yang kondisinya rusak parah ke pos lantas terdekat.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui kondisi korban hingga di RSUD Pulang Pisau namun diyakini salah seorang pengendara luka parah dan seorang rekannya pingsan tanpa luka ditubuhnya. (ratman)
Artikel Lain...
Halaman 1 dari 20































