berita2.com: Akibat cuaca buruk yang menerpa Perairan Selatan membuat para Nelayan mengurungkan niatnya untuk pergi melaut. Cuaca buruk dengan ketinggian gelombang mencapai 3-4 meter akan membawa petaka buat para nelayan.
Turunnya tangkapan Ikan dilaut membuat para nelayan pusing, bagaimana tidak?hasil tangkapan berdampak pada masalah Ekonomi para Nelayan,terlebih lagi para Nelayan yang saat ini berada di Pantai Sadeng Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunung Kidul merupakan Nelayan dari luar daerah Gunung Kidul.
Saat ditemui Wartawan Ketua Kelompok Nelayan Pantai Sadeng Sarpan mengatakan, ”cuaca buruk yang menerpa Perairan Selatan Jawa ini dimulai sejak pertengahan Desember hingga saat ini,makanya sekarang ini banyak kapal-kapal nelayan yang bersandar dari luar daerah karena tingginya gelombang dapat membuat nelayan mendapatkan petaka.”
Sarpan menambahkan,”pantai sadeng memang menjadi pelabuhan terakhir para nelayan jika keadaan cuaca memburuk, dan para nelayan dari luar daerah dapat menyandarkan kapal mereka tanpa ada peraturan khusus selama tidak membuat keonaran.
Terpisah, nelayan dari jawa timur Yitno mengatakan,”pelabuhan sadeng merupakan salah satu tempat saya beristirahat dan menjual hasil tangkapan,kebetulan saya sejak 1 hari kemarin berangkat melaut, namun, karena keadaan yang memburuk saya kembali dengan membawa hasil tangkapan yang minim.
Saya berharap cuaca buruk ini dapat berakhir,karena dengan berakhirnya cuaca buruk ini kami dapat melaut kembali dan mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan kami selama berada di sini(Red-Pantai Sadeng) dan berada ditengah laut karena saat kami melaut kami membutuhkan modal untuk kebutuhan kami sehari-hari.”jelas Yitno (arf)