berita2.com ( Wonogiri ): Kabar menyedihkan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Wonogiri. Ternyata sebagian pelajar di Kota Sukses itu pernah bahkan terbiasa ngeseks alias berhubungan badan layaknya suami–istri.
Beberapa pelajar di berbagai sekolah yang ditemui pada tempat yang berbeda mengaku pernah melakukan hubungan seks. Di antaranya malahan melakukannya tidak hanya sekali dua kali. Seperti yang dituturkan pelajar putri sebuah SMK swasta di bilangan Wonogiri Kota Selasa ( 23/11 ).
“Pernah ( berhubungan seks–red ), beberapa kali dengan pacar saya, biasanya di kamar kost, atau kalo lagi punya duit ya sewa kamar di hotel “ ujar pelajar yang berinisial ST tersebut didampingi teman–temannya sesama penikmat seks bebas. Dikatakan oleh dia hubungan itu dilakukan atas dasar suka sama suka dan sekaligus sebagai ajang pembuktian rasa cinta.
ST lantas berkata di sekolahnya tidak hanya dia seorang yang melakoni hal itu. Ada banyak palajar lain yang memiliki model pergaulan gaya bebas. Dalih dia lantaran terpengaruh tontonan sinetron dan video bokep atau porno melalui telepon seluler .
Senada dengan ST, ID siswi salah satu SMA Negeri, sama–sama di Wonogiri Kota ikutan terjerumus seks bebas. Malah menurut pengakuannya sejak masih duduk di bangku SMP pertama kali mengenal seks. “ Dulu pertama kali dengan pacar, tapi sekarang kalau ada yang cocok terus orangnya asyik, saya juga mau “ tutur ID sewaktu berbincang di sebuah warnet..
Bagi ID seks bebas bukan sesuatu yang tabu di kalangan pelajar, termasuk di Wonogiri. Dirinya kemudian bercerita bahkan ada beberapa rekan sesama pelajar yang telah terjun secara professional. “Ya, seperti itulah, bolehlah dibilang perek, intinya meminta bayaran setiap kali ngeseks, ini saya kasih nomornya “. Sayang nomor ponsel yang diberikannya tidak pernah diangkat setiap kali ditelepon.
Terkait fenomena seks bebas di kalangan pelajar Wonogiri, pengasuh Pondok pesantren Sunan Gunung Jati Kismantoro KH. Drs Sutrisno Yusuf MSi melalui sambungan telepon menyesalkannya. Berdasarkan penuturan Kyai Yusuf – panggilan akrabnya – pergaulan para remaja masa sekarang semakin mengkhawatirkan saja.
“Moral anak–anak sekarang banyak yang rusak, tergantikan perilaku zina yang tentunya dilaknat Allah, mari semua pihak introspeksi dan membenahinya supaya tidak semakin bobrok, “ katanya. (ara)