berita2.com (Cianjur): Meski dilakukan secara mendadak, opersi penyakit masyarakat (pekat) yang dilaksanakan oleh Polres cianjur, Sabtu (18/9/2010) malam hingga Minggu (19/9/2010) dinihari hanya berhasil menjaring enam pasangan mesum. Selain berhasil menjaring enam pasangan mesum yang kepergok tengah ngamar di penginapan kelas melati, petugas juga berhasil mengamankan 12 sepeda motor diduga merupakan milik geng motor.
Operasi pekat yang dilaksanakan saat libur lebaran itu dimulai sektar pukul 23.00 WIB. Rombongan para petugas dari Polres Cianjur bergerak menuju beberapa penginapan dan hotel melati yang ada dipusat kota Kabupaten Cianjur. Dari salah satu penginapan, petugas berhasil menjaring enam pasangan diduga merupakan pasangan mesum.
Mereka sangat terkejut saat melihat kedatangan para petugas yang tanpa diduga. Bahkan ada diantaranya yang merengek kepada petugas untuk dibebaskan dan mengaku sebagai pasangan resmi. Namun saat ditanya identitas yang jelas kalau mereka merupakan pasangan suami istri, mereka tidak bisa berkutik, dan tidak bisa menunjukkan identitasnya.
Selanjutnya satu persatu pasangan mesum tersebut dinaikkan kedalam kendaraan dan digelandang ke Mapolres Cianjur untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.
Setelah berhasil menggaruk pasangan mesum dari penginapan kelas melati di seputaran kota Cianjur, petugas kembali bergerak setelah mendapatkan informasi adanya kelompok pengendara motor dipusat kota membuat gaduh.
Tanpa membuang waktu petugas menyambangi lokasi. Begitu melihat petugas datang kelokasi puluhan pengendara sepeda motor berhamburan. Petugas berupaya menjaring mereka dari beberapa arah. Akhirnya 12 sepeda motor diamankan petugas dan dibawa ke Mapolres.
KBO Samapta Polres Cianjur Inspektur Satu Edi Heryana membenarkan ada enam pasangan diduga hendak berbuat mesum terjaring operasi pekat. Pihaknya juga membenarkan adanya 12 sepeda motor merupakan milik kelompok pengendara motor yang turut diamankan.
"Kami ingin Cianjur ini tetap kondusif, Operasi pekat ini digelar dalam rangka cipta kondisi, seusai lebaran agar Cianjur tetap kondusif sesuai yang kita harapkan," katanya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya