berita2.com (Subang) : Kondisi lalulintas kendaraan pemudik lebaran di jalur Pantai Utara (Pantura) Subang,Jawa Barat, memasuki enam hari menjelang lebaran tahun ini Sabtu siang (4/9/2010) mulai mengalami peningkatan dibanding hari-hari biasa.
"Kendaraan yang melintas ke Pantura Subang dari Cikampek mencapai rata-rata 60 s/d 70 kendaraan per menit, ujar Kapolres Subang AKBP Dadang Hartanto, melalui Kompol Purwito Kabag Ops Polres Subang kepada wartawan Sabtu siang.
Berdasarkan pantauan, volume kendaraan yang melintas di jalur pantura Subang pada suasana enam hari menjelang Idul Fitri mulai meningkat.Kepadatan kendaraan yang melintas di jalur pantura Subang mulai terlihat di kawasan lintasan kendaraan Patokbeusi hingga lintasan kendaraan Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Subang.Lintasan Patokbeusi serta Sukamandi merupakan dua titik rawan kemacetan lalu lintas di jalur pantura Subang dikarenakan di kawasan tersebut adalah lintasan penghubung kegiatan masyarakat antar dua desa.
Di kawasan lintasan kendaraan pasar Sukamandi diberlakukan sistem buka tutup penyeberangan kendaraan demi menghindari adanya kemacetan lalu lintas di kawasan pantura Subang.Kendaraan yang melintas di jalur pantura Subang itu terdiri atas pengendara sepeda motor, mobil pribadi hingga bus angkutan umum.
Selanjutnya menurut Purwito, sebanyak 64 Pos Penegakan dan Pengaturan (Gatur) di siagakan di jalur yang bakal dilalui pemudik. Selain itu juga menyiagakan sebanyak 16 pos Pengamanan (Pam) serta satu buah pos Aju.Titik penempatan pos Gatur, Pam serta pos Aju tersebut berada di tiga titik jalur utama Subang, yaitu jalur Pantai Utara (Pantura) Subang, jalur alternatif melalui Purwakarta – Subang dan jalur Selatan Subang, atau jalur wisata.
Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan mudik Lebaran ,Kepolisian Resort (Polres) Subang telah membentuk tim khusus pengurai arus lalu-lintas. Tim tersebut bekerja di sejumlah titik jalan yang selama ini dikenal rawan macet.Titik sasaran tugas tim tersebut mengurai arus lalu-lintas di jalur Pantura, jalur Tengah mulai dari perbatasan dengan Kab. Purwakarta hingga ke perbatasan dengan wilayah Kab. Indramayu di Cikamurang.
Selain itu tim tersebut juga akan ditempatkan di sejumlah titik jalur Selatan, seperti persimpangan Jalan Cagak, pertigaan objek wisata Sari Ater hingga tanjakan Tangkubanperahu.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
































