berita2.com (Cirebon): Jika nanti hendak mudik, berhati-hatilah. Pasalnya antrian kendaraan panjang hampir terjadi setiap saat diperlintasan depan Pasar Gebang, kabupaten Cirebon. Seperti Senin siang (30/8/2010), antrian terjadi sejak pagi hingga sore hari berbarengan dengan aktifitas di pasar tumpah di jalur utama Pantura tersebut.
Antrian panjang ini tidak saja dari arah Losari-Cirebon yang kebetulan bahu jalannya digunakan untuk pembangunan projek jembatan layang (fly-over). Melihat situasinya, Pasar Gebang tampaknya bakal menjadi titik paling rawan terjadinya kemacetan saat musim mudik berlangsung. Selain aktifitas rutin pasar dimana penjual, tukang becak dan pengunjung pasar tumpah ke badan jalan, ditambah dengan pekerjaan projek fly-over yang baru dikerjakan selama sepuluh bulan terakhir.
Seorang petugas dari Pospol Gebang menuturkan, tanpa ada aktifitas projek saja Pasar Gebang sudah menjadi titik kemacetan. Bahkan tak peduli apakah musim mudik lebaran atau pada hari-hari biasa. "Pokoknya setiap volume arus lalu lintas naik bersamaan dengan kegiatan pasar, sudah pasti terjadi antrian kendaraan," tuturnya.
Selama hampir setahun ini, antrian makin tak terhindarkan. Penyebabnya adalah adanya pekerjaan projek fly-over yang dijadwalkan rampung tahun 2011 mendatang. "Kami ekstra keras mengatur lalu lintas di pasar tumpah ini," tutur petugas lagi.
Sementara itu, dari pantauan dilapangan, antrian panjang paling parah terjadi di jalur dari Losari ke arah Cirebon. Penyebabnya, selain pasar dan projek fly over, disitu ada pertigaan ke arah Babakan-Waled. Seluruh kendaraan dari atau ke arah selatan Cirebon, menjadikan pertigaan itu selalu berada dalam tingkat volume lalu lintas super padat. Adanya kendaraan baik yang berbelok menuju arah Babakan-Waled, maupun dari Waled-Babakan menuju jalur utama Pantura, menjadikan arus lalu lintas di jalur utama Pantura sering tersumbat.
Apalagi makin dekatnya musim mudik lebaran nanti, mungkin diprediksi akan terjadi peningkatan volume arus. Karenanya, antrian terjadi sepanjang waktu, terutama dari mulai pagi hari pukul 05.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, jam tempat aktifitas pasar berlangsung. Namun arus relatif lebih lancar bila aktifitas pasar berhenti. Meski demikian antrian tetap saja terjadi karena adanya aktifitas projek fly-over. Hanya saja tidak separah saat jam pasar beroperasi.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya


















