berita2.com (Cianjur): Sebanyak 24 orang Bakal Calon (Balon) Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Cianjur priode 2011 - 2016 rame-rame mengambil formulir penjariangan yang dibuka Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Cianjur sejak 19 hingga 23 Agustuis 2010. Dari jumlah bakal calon bupati/wakil bupati yang mengambil formulir penjaringan mayoritas masih didominasi oleh birokrat dan mantan birokrat dilingkungan Pemkab Cianjur.
Mereka diantaranya yang telah mengambil formulir pendaftaran penjaringan darikalangan birokrat, Bupati Cinjur, Tjetjep Muchtar Soleh, Dadang Sufianto (Wakil Bupati Cianjur), Sawful Millah (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur), Suranto (Direktur RSUD Cianjur), Herry Nugraha (PNS Pemkab Cianjur), Hidayat Makbul (Mantan Kepala Dinas Binamarga Kabupaten Cianjur), Chaerul (mantan Asda IV Pemkab Cianjur), Dudun Abdullah (Asda III Pemkab Cianjur), D. Sumitra (Asda II Pemkab Cianjur), Djamaludin (PNS Pemkab Cianjur) dan Dedy (Ketua Paguyuban Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Cianjur).
Bahkan Bakal Calon Independen yang dinyatakan telah lolos verifikasi awal oleh Komisi Pemilihan UMum (KPU) Kabupaten Cianjur yakni pasangan Marilih (Mardiyano - Rusli Hartono) juga ikut ikutan mengambil formulir penjaringan. Selain itu juga nampak seorang pengusaha Ferry Safari yang sebelumnya sudah berpasangan dengan bakal calon Maskana Sumitra (Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur) yang diusung kualisi Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Kebangkitan Bangsa juga ikut mengambil formulir.
Dari 24 orang Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati yang mengambil formulir, hingga pukul 13.00 WIB, Rabu (25/8/2010), baru empat orang yang telah mengembalikan berkas ke tim penjaringan (Tim 9) yang ada di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur. Ke empat Balon tersebut adalah Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh yang daftar sebagai Balon Bupati, Dudun Abdullah (Balon Bupati) Djamaludin (Balon Wakil Bupati) dan Agus Sholeh (Balon Bupati).
"Kami masih menunggu untuk pengambilan berkas formulir penjariangan hingga pukul 00.00 WIB (Kamis (26/8/2010). Setelah itu kita akan verifikasi, namun hingga pukul 13.00 WIB baru empat orang Balon yang telah mengembalikan berkas," ujar Anggota Tim sembilan Yadi Mulyadi didamping Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Pertanahan, Asep Rudy Junawar kemarin.
Menurut Yadi, ada sekitar sepuluh point persyaratan yang harus dilengkapi oleh para peserta yang akan ikut dalam penjaringan. "Setelah berkas lengkap kita akan melakukan interviu kemasing-masing balon, setelah itu akan dilakukan tahapan selanjutnya," kata Yadi.
Untuk menentukan siapa yang akan menjadi Balon Bupati/Wakil Bupati yang akan diusung Partai Demokrat harus memenuhi tahapan yang telah ditetapkan baik secara eksternal maupun internal partai. "Yang pasti ada beberapa tahapan yang harus dilalui, termasuk diantaranya hasil poling. Saat ini kita telah melakukan polling dan tengah melakukan poling juga terhadap beberapa Balon," jelasnya.
Mengenai adanya wacana untuk mengusung kader internal Demokrat, pihaknya tidak menampiknya. Namun semua itu tergantung hasil penjaringan nantinya. "Memang ada usulan seperti itu, tapi kita akan melihat juga hasil polling nantinya, makanya kita akan melakukan kerjasama dengan salah satu lembaga independen untuk mengukur elektabilitas," paparnya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya


















