berita2.com (Cirebon): Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG) mencopot Irianto M.S.Syafiudin atau yang akrab dipanggil Yance dari Ketua DPD PG Jabar. Selain Yance, Sekretarisnya Dedi Mulyadi juga turut dicopotnya. Keputusan pemberhentian unsur pimpinan DPD PG Jabar ini tertuang dalam keputusan DPP PG No: Kep-84/DPP/GOLKAR/VIII/2010 yang ditandatangani Wakil Ketua Umum PG, Theo L. Sambuaga dan Sekjen, Idrus Marham tertanggal 20 Agustus 2010.
Pencopotan ini juga kabarnya dibenarkan oleh Sekretaris jenderal (Sekjen) DPP PG, Idrus Marham. Pencopotan tersebut disebabkan sanksi organisasi, dimana keduanya dinilai lalai dan tidak mengindahkan perintah DPP PG terkait hasil Musyawarah Daerah (Musda) PG Kab.Bekasi. “seharusnya Yance dan Dedi segera melantik ketua terpilih hasil Musda PG Kab.Bekasi pada 12-20 Jnauari 2010 yaitu Darip Mulyana dan Sekretarisnya, Muthada Sobirin.
Perintah tersebut tak di indahkan, justru Yance malah menggelar musda tandingan di kantor DPD PG Jabar di Bandung tang dimenangkan pasangan Neneng Hasanah dan Mahdi Syehan pada 24 Februari 2010 dan kemudian melantiknya. Karuan DPP PG berang dan mengeluarkan sanksi organisasi yang tertuang dalam Keputusan DPP PG No: Kep-84/DPP/GOLKAR/VIII/2010.
Bahkan Sekjen Idrus Marham, sudah menunjuk dan meminta Happy Bone Zulkarnain selaku pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD PG Jabar dan Sekretaris Plt, Hakim Kamarudian, untuk segara melantik Darip Muthada. Selain itu, keduanya diminta agar segera melakukan konsolidasi internal untuk mempersiapkan penyelenggaraan musyawarah daerah luar biasa (Musdalub), untuk memilih ketua dan sekretaris selambat-lambarnya dua bulan kedepan.
Sementara itu, baik Yance maupun Dedi Mulyadi sama-sama belum menerima SK pemberhentian keduanya. Mereka yakin pemberhentian dirinya belum jadi sikap final DPP, dan dalam waktu dekat Dewan Pengurus DPD Golkar Jabar akan segera memberikan klarifikasi ke DPP. Diakui Yance terbitnya surat DPP diyakininya hanya karena adanya miskomunikasi.
Sementara itu, Yance dan Dedi Mulyadi juga dikabarkan sudah menghadap dan bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie di Wisma Bakrie, Jakarta. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk menyampaikan klarifikasi terkait persoalan PG Kab.Bekasi dan persoalan lainnya. Namun belum diketahui pasti bagaimana sikap Ketua Umum PG Golkar dari hasil pertemuan tersebut.
Sementara di daerah, Ketua PG Kab.Cirebon, H.Ason Sukasha, Minggu (22/8/2010) menyampaikan keprihatinannya. Pihaknya tidak yakin dengan pencopotan terseut. Untuk itu, Ia bersama Partai Golkar tingkat Kota/Kabupaten sejawa barat dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan terkait persoalan pencopotan Ketua DPD PG Jabar. “rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan pertemuan, sebagai wujud mengambil sikap, nanti kita lihat saja hasilnya,” ujarnya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya