berita2.com (Subang): Menghadapi Lebaran, Pantura Subang telah siap untuk menerima lonjakan arus kendaraan mudik lebaran yang melintas jalur tersebut .
Saat ini pelaksanaan perbaikan jalur Pantura Subang telah selesai .Pihak Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Subang sudah membuka semua lajur (open traffic) pada jalan utama tersebut sejak, Rabu (18/8/2010).
Arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Cirebon atau sebaliknya sudah bisa menggunakan lajur masing-masing tanpa harus berbagi lajur secara bergantian. Antrean kendaraan yang biasanya terjadi di sekitar Desa Sukamandijaya, Kec. Ciasem, sudah tidak terlihat lagi. Arus kendaraan terlihat lancar, walaupun para pengemudi harus memperlambat kendaraannya saat melintas di lokasi perbaikan.
Perbaikan jalur utama Pantura arah Cirebon-Jakarta sepanjang 900 meter di Desa Sukamandijaya bisa berlangsung cepat karena adanya penerapan tekhnologi baru. Pelaksana projek tersebut, tidak mengecor jalan secara langsung dibadan jalan. Mereka hanya hanya memasang blok-blok beton yang telah mengeras ke badan jalan, sehingga tidak menunggu proses pengerasan agar jalan itu bisa dilintasi kendaraan.
Saat ini, semua kendaraan berat dari arah Cirebon sudah diizinkan menginjak badan jalan tersebut, sehingga tidak mengganggu arus kendaraan yang datang dari arah Jakarta. Pelaksanaan perbaikan tinggal menyisakan pemasangan median jalan yang diperkirakan akan selesai dalam beberapa hari ke depan.
Kasatlantas Ajun Komisaris Agun Guntoro mengatakan, pihaknya memang telah membuka semua lajur di pantura Subang karena kondisi jalan sudah bisa dilalui kendaraan. “Perbaikan jalan itu ternyata bisa rampung lebih awal. Secara tekhinis, jalur Pantura Subang sangat siap menampung arus mudik mapun arus balik,” ujar Kasat Lantas.
Dikatakan juga, selain perbaikan badan jalan dan jembatan telah rampung, pihaknya juga tengah mengupayakan agar semua penerangan jalan umum (PJU) yang ada di sepanjang Jalur Pantura Subang bisa menyela semaunya. Pasalnya, hingga saat ini masih ada beberapa titik PJU yang padam dan memerluikan perbaikan segera. “Kami telah berkoordinasi dengan pihak Kementrian Pekerjaan Umum agar PJU yang tgidak menyala segera diperbaiki. Kami berharap, sebelum Lebaran Jalur pantura Subang sudah terang benderang,” katanya.
Dikatakan juga, untuk menyempurnakan persiapan mudik Lebaran, pihaknya tinggal memasang pembatas jalan pada badan jalan yang belum memiliki median.”Saat ini masih ada jalur Pantura Subang yang belum memiliki pembatas jalan permanent. Pada titik tersebut kami akan memasang barier agar pengguna jalan tidak melebar ke kanan,” kata Kasat Lantas.
Menurut dia, jalur Pantura yang belum bermedian terdapat antara Jembatan Gamon (perbatasan dengan wilayah Kab. Karawang) hingga depan pabrik bihun di Desa Tanjungrasa Kecamatan Patokbesi. Namu panjang jalan itu hanya mencapai 800 meter, sehingga pemasangan barier diperkirakan akan berlangsung cepat.
”Jika tidak dipasang pembatas lajur, jalan di daerah itu akan membahayakan pengguna jalan. Sebab, di titik tersebut terdapat botlle neck, sehingga para pengendara dikhawatirkan akan melambung ke kanan, sehingga menggangu arus kendaraan dari arah berlawanan,” kata Kasatlantas Polres Subang kepada wartawan kemarin.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya


















