berita2.com (Cianjur): Para atlet yang berlaga dalam Pekan Olahraga (Porda) XI 2010 dan Pekan Olahraga Penyandang Cacat (Porcada) III 2010 Jawa Barat asal Kabupaten Cianjur mengancam akan melakukan aksi demo menyusul belum cairnya uang kadeudeuh dari Bupati Cianjur Drs. H. Tjetjep Muchtar Soleh, M.M.,. Mereka akan mempertanyakan janji bupati yang akan memberikan uang kadedudeh kepada para atlet yang berprestasi dalam Porda maupun Porcada.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Cianjur, Drs. H. Ade Barkah Surcahman, M.Si, melalui Kepala Bidang Pembinaan Prestasi, Yudi Kusniadi, S.Pd, M.Pd didampingi bidang Humas, Publikasi dan Dokumentasi, Bisri Mustofa, membenarkan bahwa para atlet yang berlaga dalam Porda maupun Porcada akan menggelar aksi demo menuntut dibayarkannya uang kadeudeuh.
"Hampir setiap hari saya ditanya para atlet, kapan uang kadeudeuh cair. Saya sendiri sulit menjelaskan, karena sebagai pegurus Koni, saya juga belum mendapatkan kepastian dari bupati kapan dana itu akan cair," kata Yudi, Rabu (18/8/2010).
Pihaknya sangat memaklumi tuntutan para atlet, karena mereka telah berjuang dan berbuat untuk membela nama baik Cianjur ditingkat Jawa Barat. "Apa yang diinginkan para atlet itu sangat wajar sekali, apalagi saat ini bulan puasa dan menjelang ramadhan, jelas uang kadeudeuh itu sangat dibutuhkan. Apalagi sebelum berangkat bertanding, bupati sudah menjanjikan akan memberikan uang kadeudeuh tersebut kepada atlet," katanya.
Pihaknya hanya bisa berharap, agar Pemkab Cianjur segera bisa merealisasikan, mengingat uang kadeudeuh tersebut saat ini sangat berarti buat para atlet. "Harapan saya, Pemkab Cianjur melalui pak bupati bisa segera merealisasikan uang kadeudeuh tersebut, karena daerah lainya juga sudah pada cair. Kalau ini tidak segera terealisasi saya kawatir akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan utamanya untuk masa depan olahraga prestasi di Cianjur," jelasnya.
Secara terpisah Syarif, humas Cabang Olahraga Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Cabor Pasi) Kabupaten Cianjur yang juga mantan atlet atletik mengatakan, saat ini para atlet sudah siap melakukan aksi demo bila uang kadeudeuh tersebut tidak juga segera cair. "Atlet saat ini kondisinya sudah memanas, mereka telah menyatakan siap untuk menggelar aksi demo ke Pemkab jika tidak ada kepastian cairnya uang kadeudeuh itu," katanya.
Dikatakan Syarif, kejadian seperti inio baru pertama kali terjadi sepanjang Kabupaten Cianjur mengikuti Porda Jawa Barat. "Pemerintahan sebelumnya tidak pernah seperti ini, saya jadi heran, waktu Porda saja yang lalu, tidak ada satupun pejabat Cianjur yang datang menjenguk atlet untuk memberikan motivasi, mungkin hanya Cianjur yang tidak dikunjungi oleh bupatinya," ujarnya kesal.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya


















