berita2.com (Cirebon): Belum juga genap satu minggu tepatnya Sabtu (7/8/2010), Mawar (16) pelajar SMP menjadi korbaan perkosaan oleh tersangka Ol (25) yang berprofesi sebagai supir angkot. Kini kembali terjadi kasus serupa yang menimpa Bunga (15) juga pelajar SMP di Kota Cirebon. Namun bedanya pelaku yang mencabuli Bunga adalah ayah tirinya sendiri, My (45).
Terbongkarnya kasus pemerkosaan Mawar, pelajar SMP warga Kabupaten Cirebon ini langsung dari mulut korban saat diintograsi orang tuanya saat pulang setelah semalaman dibawa kabur tersangka. Bahkan kabarnya aksi pemerkosaan dan pencabulan tersanghka kepada korban dilakukan berkali-kali.
Sedang kasus pencabulan terhadap Bunga (15), terjadi pada Sabtu (31/7/2010), pada pukul 12.00 Wib dimna saat itu kondisi rumah sedang sepi. Kabarnya korban tak kuasa berbuat banyak selain karena tenaganya kalah juga takut karena dipaksa dan diancam tersangka. Namun setelah satu minggu dari kejadian biadab itu, korban pun memberanikan diri melaporkan kepada kakeknya Tn (68). Tn pun kabarnya yang sudah kesal melihat ulah menantunya itu langsung melaporkannya ke Mapolresta Cirebon, Selasa (10/8/2010).
Sementara itu, aktivis perempuan, Lili Eliyah SH MH, Kamis (12/8/2010) merasa gerah dengan adanya kasus pencabulan yang disertai ancaman dan kekerasan ini. Lili berharap agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman setimpal sesuai dengan perbuatan dan hukum yang berlaku.
“kasihan, anak dibawah umur yang seharunya masih senang bermain dan belajar dibangku sekolah, harus menderita secara psikologis akibat perbuatan para lelaki yang tak memikirkan masa depan anak-anak. Untui itu, pihak orang tua sebaiknya harus lebih ekstra memantau perkembangan dan pergaulan anak diluar rumah. Agar anak benar-benar terjaga dan terdeteksi prilaku sehari-harinya. Dan hal ini untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” ujarnya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya