berita2.com (Cirebon): Sadis, itulah kalimat yang pantas di alamatkan kepada para pelaku yang begitu tega melakukan penganiyaan tanpa harus kompromi terlebih dahulu. Siapa pun yang dianggap musuh alias di “TO” sudah di deadline untuk dianiaya, cara ini keterlaluan dan tak berkeprimanusiaan. Hal itu menimpa Bripda Athoillah Rohmat, salah seorang anggota Kepolisian Resor (Polres) Cirebon yang dikeroyok secara sadis oleh Pelaku yang berjumlah sekitar 30 orang.
Peristiwa memilukan yang terjadi pada Minggu (20/6) ini terkuak setelah melihat rekonstruksi yang digelar Polres Kota Cirebon, pada Jumat (16/7/2010) sore di area tenda jagung bakar di Jalan Kartini, Kota Cirebon. Dari sejumlah pelaku, lima tersangka sudah ditangkap polisi dan tersangka lainnya masih DPO. Dari rekonstruksi itu, pelaku begitu sadis, selain menghantam korban dengan samurai, celurit dan gear, juga memukul, menendang dan menginjak-injak korban.
Sebelumnya, berdasarkan keterangan pelaku kepada polisi, pengeroyokan terhadap Bripda Athoillah Rohmat terjadi akibat dugaan bahwa kelompok Athoillah yang sedang nongkrong di tenda jagung bakar adalah musuh pelaku sesama geng motor. Sebab, tempat tersebut kerap dijadikan hangout "musuh" pelaku.
Sementara itu, selama kurang-lebih 1,5 jam, 17 adegan reka ulang berhasil diselesaikan dengan baik. Rekonstruksi sendiri dipadati oleh sejumlah warga dan pengguna jalan yang kebetulan melintas di area tersebut. Sedang rekonstruksi dipimpin langsung Kepala Polres Kota Cirebon, AKBP Ary Laksmana Widjaya.
Menurut Ary, para pelaku sulit diajak bicara. Jika ditanya oleh polisi sering menjawab tidak tahu. Bahkan untuk para DPO juga teman-teman pelaku mengaku tidak tahu. "Siapa nama dan di mana alamat, mereka mengaku tidak tahu," kata Ary. Meski demikian, Ary mengatakan, kasus pengeroyokan di tenda jagung bakar tersebut akan segera diajukan ke Kejaksaan untuk kemudian disidangkan di Pengadilan. "Soal siapa yang salah dan punya peranan penting dalam peristiwa ini, biar majelis hakim yang membuktikan," jelas Kapolresta Cirebon. (Nurudin)


















