berita2.Com (Ponorogo): Di dalam Pemilu Kada Ponorogo yang akan dihelat 4 Juli 2010, kata damai menjadi prioritas. Sebab, dengan damai maka kesejahteraan masyarakat menjadi meningkat dibandingkan di daerah yang kerap konflik.
Gaung pemilu kada damai pun mulai dikumandangkan oleh Forum Masyarakat Cinta Damai (Formacida) Ponorogo. Puluhan spanduk Formacida tentang ajakan pemilu kada damai terpampang di tepi jalan yang di lalui masyarakat.
Formacida berharap kepada masyarakat agar dapat menjaga perdamaian selama maupun pasca pemilu kada. “Pertikaian dan kekerasan merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan. Sebab itu, mari bulatkan tekad agar pemilu kada Ponorogo berlangsung aman dan damai,” ujar Tri Joko, aktivis Formacida Ponorogo, Kamis (24/6/2010).
Tri menambahkan ajakan damai melalui spanduk ini merupakan murni ajakan Formacida untuk menciptakan pemilu kada damai. Dan spanduk ini telah dibentangkan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Ponorogo.
Salah satunya berbunyi: “Mari menjaga perdamaian dan persatuan, siapapun yang menang harus kita dukung bersama.”. Selain mengajak masyarakat ikut partisipasi pemilu kada damai, Formacida juga mengajak agar masyarakat gunakan hak suaranya. Karena satu suara itu menentukan pemimpin daerah ke depan.
“Pilihlah pemimpin daerah berdasarkan hati nurani. Harapan kita semua, pemilu kada berlangsung aman dan damai sehingga dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” timpal Siska, aktivis perempuan Formacida.
Selain ajakan pemilu kada damai dengan pemasangan spanduk, Jumat (25/6/2010), Formacida juga akan melakukan kampanye simpatik keliling dan pembangian brosur seruan pemilu kada damai di seluruh Kecamatan di Kabupaten Ponorogo selama tiga hari.
“Kita juga membagikan bunga mawar sebagai simbol perdamaian. Prinsip, kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menggunakan cara-cara kekerasan atau amuk massa dalam menyikapi berbagai persoalan terjadi dalam pemilu kada,” tandasnya. (AB)
.