berita2.com (Subang) : Satuan Reserse Krimial Kepolisian Resort Subang, Jumat dini hari (18/6/2010), berhasil membekuk 6 anggota komplotan pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) ,setelah kawanan penjahat itu menyatroni rumah Yongki Sukmawan (27), warga Perumahan Sukarahayu, Rt. 88/24, Kel. Karanganyar Kecamatan Subang.
Dua diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dan satu penjahat lainnya babak belur dihakimi massa karena berusaha melewan saat hendak tangkap. kedua penjahat yang ditembak adalah Agus Santoni (18), warga Desa Sadawarna, Kec. Cibogo, Kab. Subang dan Somad (31), warga Kamp. Telukbayur, Desa Karanghaur, Kec. Pabayuran Kab. Bekasi.
Sementara pelaku lainnya yang dihakimi massa adalah Suntama alias Bram (35), warga Desa/Kec. Cibuaya, Kab. Karawang dan tiga tersangka lainnya masing-masing Wardani (19) warga Kab. Bekasi, Asep Sopian (25), warga Cibogo Subang, serta Cecep Supandi (27) warga Desa Rengasdengklok Selatan, Kec. Rengasdengklok, Kab. Karawang. Kawanan penjahat yang dijahar massa hingga kini masih tak sadarkan diri di RSUD Ciereng. Demikian pula, satu penjahat yang menderita luka tembak masih dirawat di rumah sakit yang sama. Sementara empat rekan mereka digiring ke Mapolsekta Subang untuk diperiksa lebih lanjut.
Kepala Polres Subang, Ajun Komisaris Besar Dadang Hartanto SH kepada wartawan mengungkapkan, penangkapan komplotan pejahat itu berlangsung sekira pukul 04.30 WIB. Waktu itu mereka tengah menyatroni rumah Yongki Sukmawan (27), warga Perumahan Sukarahayu, Rt. 88/24, Kel. Karanganyar Kec. Subang.
Dua anggota pejahat tersebut yakni Agus Santoni dan Suntama bahkan telah masuk ke halaman rumah korban mengincar Honda Jazz D 1082 XG yang diparkir di halaman rumah. Mereka masuk ke halaman rumah korban dengan cara menggunting gembok pagar.
Namun, sebelum kedua tersangka berhasil membuka pintu mobil, aksi mereka keburu diketahui oleh warga setempat, Hada (19). Saat itu saksi langsung berteriak membangunkan pemilik rumah, sehingga para pejahat terkejut dan berusaha melarikan diri.
Selain membangunkan pemilik rumah, teriakan Hada ternyata didengar anggota Polisi yang tengah berpatroli. Warga dan Polisi itu pun berupaya mengejar para pejahat tersebut. Agus tertangkap setelah paha kanannya tertembus timah panas.Sementara tersangka Suntama berupaya bersembunyi di atas plapon sebuah rumah kosong di komplek tersebut. Namun, dia terjatuh dan akhirnya dihakimi massa yang mengejarnya.
Berangkat dari keterangan tersangka Agus, Polisi kemudian berhasil menjebak empat tersangka lainnya yang berada di dalam mobil Suzuki APV B 1145 EFC. Mereka menunggu aksi kedua rekannya sekira 1 KM dari lokasi kejadian. “saat itu tersangka Agus diperintahkan menelefon mereka meminta mereka segera dijemput. Namun begitu sampai di sekitar lokasi, mobil APV tersebut malah tancap gas ke arah Perumahan Sidodadi. Mungkin, penjahat itu melihat ada mobil Polisi,” kata Kapolres.
Dikatakan, melihat buruannya kabur, Polisi langsung mengejar hingga akhirnya mobil milik tersangka menemui jalan buntu di sekitar Perumahan Sidodadi. Para penjahat langsung locat dari dalam mobil dan berhamburan masuk ke dalam kebun. “Anggota saya tetap mengejar mereka, hingga tertangkap semua. Seorang di antaranya terpaksa ditembak kakinya,” kata Kapolres.
Selanjutnya menurut Kapolres Subang, dari dalam mobil yang ditinggalkan tersangka, Polisi menemukan puluhan kunci T berbagai ukuran. Selain itu, ada satu buah senjata tajam yang telah dilempar tersangka ke luar mobil.
Berdasarkan pengembangan pemeriksaan, para tesrangka mengaku telah berkali-kali melakukan aksinya di daerah Bekasi, Karawang, dan Subang. Rata-rata mereka memetik kendaraan roda dua dan menjualnya ke darah Karawang. (ads)