berita2.com (Madiun): Video mesum beredar diperankan pelajar SMU, menghebohkan dunia pendidikan di Kabupaten Magetan, sejak sepekan ini. Kini video berjudull "SMAPLAS MEMBARA" berdurasi 24:23 itu banyak beredar di kalangan masyarakat, tidak terkecuali kalangan pelajar.
"Saya sudah mendapatkan video itu sekitar seminggu lalu, pak. Asal video dari teman, kini banyak beredar di telepon seluler (ponsel), jika melihat pelaku wanitanya memakai seragam satu SMAN di Plaosan," jelas Suyadi yangtengah melihat video itu di sekitar Alun-alun Kabupaten Magetan..
Jika menyimak seragam bagian atas sang pelaku wanita dalam video itu, tambahnya, diyakini dari satu SMAN di Plaosan. Sang wanita muda itu mengenakan baju bermotif batik mirip milik SMAN itu, rok panjang warna putih. Sedangkan sang pria hanya mengenakan baju hitam dan celana panjang biasa.
Mengamati seksama video itu diduga saat direkam dari sebuah kamar dengan kasur busa berada dilantai. Lalu, dibungkus sprei bermotif bendera dari negeri Paman Sam atau Amerika Serikat, bisa jadi di kamar pribadi atau kost.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Plaosan, Kabupaten Magetan Siti Rupiah saat dihubungi membantah pelajar putri dalam video mesum itu berasal dari sekolah yang dipimpinnya. Para guru sudah mengamati video itu beberapa hari lalu, hasilmya diyakin bukan dari atau alumni SMAN 1 Plaosan.
Ia menerangkan ada perbedaan mencolok dari baju dikenakan sang wanita, dari motif batik kepunyaan SMAN 1 Plaosan warna hijau dan ada warna kuning, sedangkan milik pelaku warna hijau bercampur hitam. Masih ada lagi perbedaan memperjelas perbedaan dari seragam.
"Jelas terlihat logo dilengan pelaku berada di bagian lengan kiri, milik sekolah kami ada lengan kanan. Kami sudah meneliti dengan seksama, bukan pelajar kami atau alumni sekolah ini juga. Kalau ada tudingan diarahkan ke sekola ini, ada tedensi menjelek-jelekan," tandasnya. (AB)