berita2.com (Surabaya): Seorang keluarga pasien rawat jantung bunuh diri. Pengunjung Rumah Sakit Umum Dr Seotomo Surabaya dikejutkan dengan ditemukanya sosok mayat di lantai dua poli jantung.
Korban diduga melakukan bunuh diri ini diperlihatkan dari secarik kertas yang ditinggalkan korban. Rumah Sakit Umum Dr Seotomo Surabaya sekitar pukul 11.00 WIB dikejutkan dengan aksi bunuh diri yang dilakukan oleh M Ilhami, warga Wonosaro Lor, Surabaya. Korban bunuh diri dengan cara melompat dari lantai tiga poli jantung. Tubuh korban kemudian tersangkut di lantai dua dalam keadaan terlentang.
Menurut saksi mata, saat itu dikejutkan dengan suara benturan cukup keras di lantai dua, setelah dilihat ada sosok tubuh manusia tergeletak di lantai dua. Dari hidungnya keluar darah, tangannya juga terlihat patah.
Saat ditemukan, korban sempat bernafas. Namun lima menit kemudian, korban meninggal dunia. Saksi kemudian menghubungi keamanan rumah sakit. Tidak lama kemudian petugas dari kepolisian juga datang ke lokasi.
"Awalnya kayak tabung meledak, karena suaranya sangat keras. Tapi, waktu saya lihat di atas teryata ada orang terlentang dalam kondisi berdarah," katanya.
Korban diduga bunuh diri karena dari pemeriksaan meninggalkan secarik kertas bertuliskan kalau akan mati dengan cara menjatuhkan diri. Di surat terdapat nama Napiah yang dirawat di ruang jantung. Kini barang bukti diamankan petugas kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan. Belum diketahui motif di balik aksi bunuh diri di rumah sakit tersebut.


















